|
Nasional
Alwi Usulkan Gus Dur Jadi Penasehat Saja
Sabtu, 12 Pebruari 2005 | 23:16 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Ketua Umum DPP PKB non aktif, Alwi Shihab, mengusulkan Gus Dur menjadi penasehat partai
saja yang mempunyai posisi penting tapi tak terlibat langsung dalam urusan sehari-hari partai.
"Ada usul dari beberapa kiai, Gus Dur hanya memberi arahan, aktivitas sehari-hari tak perlu repot-repot,
implementasinya diberikan pada Dewan Tanfid," katanya kepada wartawan saat menghadiri konsolidasi DPC
PKB se Jatim di Graha Astra Nawa, Sabtu (12/2).
Menurutnya selama ini Gus Dur terlalu disibukkan
dengan persoalan-persoalan yang terlalu mendetail.
Padahal seharusnya pemikiran Gus Dur digunakan untuk
visi dan misi partai ke depan, namun tak perlu
direotkan dengan aktivitas sehari-hari partai. Posisi
itu jika diibaratkan Golkar adalah penasehat. "Tapi
bukan tak ikut menentukan partai, ikut dalam kebijakan
strategis saja," katanya.
Meski penasehat, bukan penasehat yang tak berperan,
tapi penasehat yang penting, untuk memberi arahan pada
partai. "Penting tapi bukan aktivitas sehari-hari.
Selama ini misalnya cabang lapor ke Gus Dur tanpa
melalui wilayah, Gus Dur langsung memutuskan,"
katanya.
Sementara disinggung soal kemungkinan jadi Ketua Umum
DPP PKB mendatang, Alwi mengatakan dirinya tak akan
mencalonkan diri. "Saya dewan syuro saja. Masih ada
Muhaimin, Machfud, Syaifullah Yusuf. Ketiganya
memungkinkan. Kalau dewan syuro siap," ucap Menko
Kesra ini sambil tersenyum.
Adi Mawardi-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|