Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Syaifulah Yusuf Siap Jadi Ketua Umum PKB
Sabtu, 12 Pebruari 2005 | 23:13 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya: Mantan Sekretaris Jenderal DPP PKB, Syaifullah Yusuf siap meninggalkan
apapun yang dimilikinya termasuk jabatan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal, jika dalam muktamar
nanti dirinya dipilih sebagai Ketua Umum DPP PKB. "Sebagai kader siap meninggalkan apapun
yang saya miliki asalkan ada aturan yang jelas dalam muktamar dengan logika
yang bisa dipahami oleh publik," katanya.

Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan menjawab soal rangkap jabatan dalam partai politik, saat
menghadiri konsolidasi DPC PKB se Jatim di Graha Astra Nawa, Sabtu (12/2). Namun Syaifulah menambahkan
persoalan itu haruis diserahkan kepada peserta muktamar. Rangkap jabatan harus didefinisikan dengan
jelas, tidak harus eksekutif atau legislatif. "Lihat seperti apa rangkap jabatan itu, apa yang menjadi
aspirasi muktamirin, yang jadi pegangan bukan orang perorang. Saya kira partai harus taat pada tuntutan
public bukan orang perorangan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Syaiful menyatakan siap dicalonkan Ketua Umum DPP PKB dalam Muktamar PKB ke IV
di Semarang 16-18 April mendatang. "Sebagai kader saya siap apa saja. Saya siap dicalonkan, dan siap
tidak dicalonkan dan siap tidak jadi apa-apa," katanya. Bahkan jika nantinya harus disandingkan dengan
Gus Dur sebagai Dewan Syuro, Ketua Ansor ini juga mengatakan siap. "Itu hak muktamirin dengan
siapapun dipasangkan terserah mukatamirin," jelasnya.

Yang harus diperjelas, adalah pembagian tugas dan kewenangan dengan Dewan Syuro yang proporsioanal,
bagaimana bekerja sesuai dengan pembagian yang susbsatantif dan etis. "Itu sudah ada dalam peraturan
partai, tugas dewan syuro, yang Dewan Syuro. Tanfidz, ya Tanfidz," ujarnya. Dia juga tak sepakat kalau
Dewan Syuro harus dihapus, karena amanat sejarah. "Yang harus dijadikan dasar adalah pembagian tugas
dalam partai," jelasnya.


Adi Mawardi-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB)  di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ] Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB)  di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Muktamar PKB Diusulkan Di Pesantren Jatim
PKB Tidak Terpengaruh Sikap Netral NU
Gus Yus Sudah Dimakamkan
DPR Berduka, Gus Yus Pergi
PKB-NU Jatim Lakukan Rekonsiliasi
Koalisi Kebangsaan Kuasai Semua Komisi di DPR
Mahfud MD Gantikan Alwi Shihab Pimpin PKB
Gus Dur Pecat Alwi Shihab dan Syaifullah Yusuf dari PKB
Kiai Faqih Sarankan Alwi Mundur Saat Muktamar PKB
Alwi Shihab Tak Mau Lepas Jabatan di PKB
> selengkapnya...


Referensi

Profil Syaifullah Yusuf
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Website

Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data