|
Nasional
Makarim: Pengusutan Kasus Munir Terkesan Lambat
Sabtu, 12 Pebruari 2005 | 04:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Komisi HAM PBB Makarim Wibisono meminta penyelidikan kasus kematian Munir dilakukan sungguh-sungguh dan hasilnya diserahkan kepada publik. Sebab sudah ada pihak internasional yang mempertanyakan hasil penyelidikan Munir kepada dirinya. Ia telah meneruskan pertanyaan itu kepada polisi.
Makarim menilai pengusutan kasus itu terkesan berjalan lambat. Tapi hal itu dapat dipahami, karena proses untuk mencapai hasil yang maksimal memang butuh waktu. "Untuk menuntut orang itu harus ada bukti. Lebih baik diberikan waktu tapi membawa kebenaran daripada buru-buru tapi hasilnya tidak maksimal," ujar Makarim seusai diskusi di kantor CSIS, Jumat (11/2).
Menurut Makarim, citra penegakan hak asasi manusia di Indonesia saat ini mulai membaik di mata internasional. Hal ini, kata dia, dibuktikan dengan terpilihnya dirinya mewakili Indonesia sebagai Ketua Komisi HAM PBB. Sedangkan kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia yang belum dituntaskan, dipandang sebagai bagian dari pelanggaran masa lalu. ?Hal yang wajar sebuah pemerintahan transisi mewarisi sisa-sisa pelanggaran HAM sebelumnya,? ujarnya
Namun, kata dia, kasus-kasu pelanggaran hak asasi manusia tidak hanya terjadi di Negara transisi seperti Indonesia. Di Negara maju seperti Amerika serikatyang dikenal sebagai Negara yang selalu mengusung isu hak asasi manusia juga tersandung kasus penyiksaaan tawanan di Irak,? ujarnya
Yuswardi A. Suud ? Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|