Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Adrian Tolak Disebut Tokoh Kunci dalam Kasus Pembobolan BNI
Jum'at, 11 Pebruari 2005 | 17:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Adrian Waworuntu terdakwa tindak pidana korupsi dan pencucian uang BNI senilai Rp 1,3 triliun keberatan karena dituduh sebagai tokoh kunci dalam kasus BNI. "Karena dalam transaksi-transaksi tidak ada upaya menyembunyikan transaksi ini," katanya dalam sidang pemeriksaan di PN Jakarta Selatan, Jumat (11/2).

Ia juga mengatakan, sebenarnya ia memiliki itikad baik menyelesaikan utang piutang seperti kesaksian Direktur Kepatuhan BNI M Arsad. Namun hal tersebut, tidak terlaksana karena ada pihak-pihak lain yang menghambat proses penyerahan aset-aset Gramarindo Grup kepada tim penyidik BNI. "Pada 5 Desember 2003, kami sedang ditahan, semoga ini jadi bahan pertimbangan hakim," katanya.

Adrian mengatakan kasusnya hanya masalah utang piutang yang bersifat perdata karena ia menandatangani surat sebagai jaminan personal pada 26 Agustus 2003. Sedangkan, 41 LC fiktif sudah cair pada Juli 2002. Ia sendiri tidak mengetahui keberadaan uang tersebut.

Sementara itu, Ketua Hakim Roki Panjaitan terus tidak mempercayai Adrian bukan sebagai pelaku utama dalam kasus BNI. Karena, seperti yang akhirnya diakui Adrian, terdapat aliran dana ke PT Dimas Drillindo dari PT Magnegtik Usaha sebesar US$ 1,732 juta dan dari PT Bineka Tama US$ 1,429 juta. Serta aliran dana kepada Aditia Putra Pratama Finance atas perintah Adrian. "Anda jangan menutupi seolah-olah hanya sebagai konsultan investasi," katanya.

Badriah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan pada acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209]. Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan dan  Direktur Utama BNI Securities, Suryo Danisworo berbincang- bincang usai acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209].
Saifuddien Hasan
Suryo Danisworo dan Saifuddien Hasan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hakim Minta Jaksa Segera Sita Aset Adrian
Pemerintah Bentuk Tim Terpadu Kejar Buronan Keluar Negeri
Bank DKI Keluarkan Miliaran Rupiah Untuk Perbaiki Sistem TI
Polisi Ungkap Pembobolan Bank dengan Modus Baru
Hakim Tetapkan Aset Adrian Waworuntu sebagai Barang Sitaan
Berkas Pembobolan BNI Pondok Indah Sudah P21
Adrian Laporkan Rudy Ke Polda
Ismoko Terima Putusan Sidang Kode Etik
BI Belum Serahkan Aset Gramarindo Diluar BNI
Gubernur Sutiyoso Janji Usut Tuntas Pembobolan Bank DKI
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Sistem Kepegawaian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
PP RI No. 32 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. BNI Tbk Dalam Rangka Program Rekapitalisasi Bank Umum
> selengkapnya...

Website

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Yenny Wahid Bantah Klaim Yusril Didukung Gus Dur
Olimpiade Paralimpik Dibuka dengan Meriah
Christopher Terhenti di Final AS Terbuka
Marcos Senna, Terbaik La Liga Musim 2007/08
Mencontreng atau Mencoblos Ditentukan September Ini

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data