|
Nasional
Sucipto Siap Bertangungjawab di Kongres PDIP
Kamis, 10 Pebruari 2005 | 06:37 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Sekjen DPP PDI Perjuangan Ir Sucipto menegaskan, pihaknya siap mempertanggungjawabkan
seluruh kinerja sebagai Sekjen yang mendampingi Megawati. "Bukan Cuma saya, tapi seluruh
pengurus DPP harus siap, karena ini semua kerja kolektif kolegial," tegasnya di Denpasar,
Rabu (9/2).
Ia menyatakan hal itu menanggapi pertanyaan apakah dia siap menghadapi tudingan kelompok
pembaruan PDIP yang menganggap dirinya sebagai bagian dari kelompok The Gang of Three.
Kelompok ini dinilai sebagai biang keladi kekalahan PDIP. "Saya ini apalah," tegasnya
sambil tertawa.
Dia malah menyebut tidak terlalu berambisi menjadi pengurus DPP PDIP. "Ini bukan basa-basi.
Di kongres Semarang kalau tidak diseret-seret, saya sebenarnya mau jadi Ketua DPD Jawa Timur
saja," tegasnya yang berada di Denpasar dalam rangka konsolidasi kepanitiaan kongres.
Dia kembali menegaskan kesiapan bertanggungjawab di kongres nanti. Malah bersama Megawati,
ia pula yang akan membacakan pertanggungjawaban tertulisnya. "Kita semua merasa itu sebuah
kegagalan," tandasnya.
Sementara itu mengenai persiapan kongres, menurutnya, sudah hampir siap seluruhnya.
Terutama untuk masalah akomodasi dan transportasi peserta. Ditegaskannya, pada kongres kali
ini , panitia akan bersikap tegas dimana hanya peserta saja yang boleh menggunakan
fasilitas kongres. Jadi, jelasnya, meraka akan diingatkan untuk tidak membawa anak istrinya
ke Bali.
Panitia, papar Sucipto, juga mengantisipasi kemungkinan gangguan dari pihak luar yang akan
mengacaukan kongres. "PDIP ini kan partai besar, pasti ada kan yang ingin supaya kita
sibuk sendiri dan tidak mengurus masalah lain," katanya. Apalagi gangguan keamanan bisa
sulit terantisipasi.
Mengenai ulah dari kelompok di PDIP yang mungkin mengacau karena aspirasinya sulit muncul
di kongres, ia yakin tidak akan sampai merusak kongres. Sedang mengenai intervensi
pemerintah, mereka sekedar mengantisipasi. "Kalau ada kepentingan ke PDIP itu wajar saja,"
katanya.
Sementara itu Roy BB Janis yang masuk dalam panitia Kongres membantah bila dirinya disebut
sebagai bagian dari gerakan pambaruan yang menginginkan penggantian Megawati sebagai
Ketua Umum DPP PDIP . Ia menyebut dirinya tetap independen meskipun selalu diajak
berdiskusi oleh berbagai kelompok di PDIP. "Bagi saya pembaruan itu wajib, tetapi soal
penggantian Ibu Megawati itu silahkan dibahas di Kongres saja," katanya seraya membantah
dirinya pernah mencalonkan diri sebagai Ketua Umum DPP PDIP.
Rofiqi Hasan-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|