Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PGRI Minta UU Guru Selesai Tahun Ini
Rabu, 09 Pebruari 2005 | 15:04 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Persoalan yang melilit guru seperti soal kesejateraan dan status disebabkan karena Undang-undang Guru belum ada. Karena itu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus memperjuangkan UU ini segera diadakan.

Sekretaris Jenderal PGRI Giat Suwarno mengatakan, organisasinya masih terus mendesak parlemen untuk menyelesaikan UU itu tahun ini. Sebab, UU Guru ini sudah diajukan sejak pemerintahan Presiden B.J. Habibie. Izin prakarsa baru turun pada zaman Presiden Megawati Soekarnoputri, tepatnya 14 September 2004. "Karenanya DPR tidak bisa menolak membahas UU Guru,” kata Giat usai membuka Konfrensi Daerah PGRI di Sumatra Selatan, Rabu (9/2).

Kesejahteraan guru, kata Giat, menjadi salah satu pokok bahasan terpenting dalam UU itu. Menurut dia, gaji seorang guru tidak bisa dipatok secara nasional. Sebab, setiap daerah dan tempat berbeda tingkat kebutuhan ekonominya. Namun, yang jelas kebutuhan dasar guru harus dipenuhi, seperti kebutuhan membeli buku, menyekolahkan anak, atau berekrerasi.

"Jika ini bisa dipenuhi, guru tidak lagi melakukan pekerjaan yang bisa menurunkan martabat dan wibawanya," ucapnya. Maksudnya, Guru tak akan melakukan kerja sampingan seperti menjadi tukang ojek.

Arif Ardiansyah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Menteri Pendidikan Nasional, Abdul Malik Fadjar dalam jumpa pers tentang penyelengaraan pendidikan nasional, Jakarta, 24 Juni 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K16A/278/2003; 20030728].
Abdul Malik Fadjar

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gedung SD Ambruk, Siswa Terpaksa Belajar di Balai Desa
Komnas Perlindungan Anak Tolak Ujian Nasional
Pemerintah dan DPR Cari Jalan Keluar Kontroversi Ujian Nasional
Komisi X DPR akan Bawa Polemik Ujian Nasional ke MA
Kurikulum Pendidikan di NAD Perlu Diperbaharui
Pendidikan Masyarakat Aceh Diprioritaskan Depdiknas
Dengan Voucher Melawan Pengangguran
Indonesia Juara Umum Olimpiade Sains Yunior Internasional
Adu Cerdas Para Junior di Jalur Sains
Preman Serang Kampus Universitas Gorontalo
> selengkapnya...


Website

Departemen Pendidikan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data