Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

BMG: Tidak Ada Badai di Pantai Selatan Jawa
Senin, 07 Pebruari 2005 | 19:20 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung: Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Balai Wilayah II Stasiun Geofisika Kelas I Kota Bandung Hendri Subakti membantah adanya ancaman badai di Pantai Selatan Jawa akibat lintasan badai siklun tropis dari perairan Australia. "Kami nyatakan berita itu tidak benar dan pernyataan itu bukan dari BMG," katanya berkaitan dengan peringatan mengenai ancaman badai yang idikuti gelombang pasang di Pantai Selatan Jawa.

Hendri yang dihubungi Tempo, Senin (7/2), menjelaskan bahwa badai yang tengah terjadi sekarang
di perairan utara Australia merupakan badai
Tropikal Siklun Harvey. Saat ini badai tersebut tengah
berada di dekat Port Mc Arthur, Australia Utara, pada
posisi 15 derajat Lintang Selatan-139,3 derajat Bujur
Timur. "BMG memperkirakan badai itu terus bergerak
menuju daratan Autralia dan punah di daratan,"
katanya.

Menurut Hendri, Badai Harvey tidak akan mempengaruhi
daerah pantai di selatan Pulau Jawa karena jaraknya
sangat jauh. Jarak pusat badai ke pantai selatan Jawa
kurang lebih 3 ribu kilometer. Sementara, jelas
Hendri, umumnya badai serupa akan mempengaruhi daerah
yang berjarak 100-300 kilometer dari pusat badai.

Dalam sejarahnya, jelas Hendri, wilayah Indonesia
tidak pernah mengalami badai tropis. Badai tropis
hanya terjadi di wilayah yang berada di posisi 10
derajat Lintang Selatan, sementara wilayah paling
selatan Indonesia terdapat di posisi 8 derajat Lintang
Selatan.

Untuk itu, kata Harvey, BMG menghimbau masyarakat yang
tinggal wilayah pantai selatan, khsusunya Pantai
Selatan Jawa Barat, tidak perlu panik. "Silahkan
menjalankan aktivitas sehari-harinya," katanya.

Hendri mengatakan, yang saat ini perlu diwaspadai di
Jawa Barat bukan ancaman badai tropis tapi ancaman
bencana yang diakibatkan oleh hujan. "saat ini yang
perlu di waspadai, di Jawa Barat sedang mengalami
puncak musim hujan," katanya.

Ahmad Fikri-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kapal di Pelabuhan Laut Maumere yang hancur setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [TEMPO/ Hidayat SG; 14D/380/93; 20010215]. Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/340/93; 20010215 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

9-11 Februari Nelayan Tidak Melaut
TNI Bangun Jalan Meulaboh-Banda Aceh dengan Operasi Sangkuriang
Menhub Minta Masyarakat Waspadai Badai
Gelombang Pasang Setinggi 4 Meter Melanda Pantai Baron
Gempa 6,5 Skala Richter Guncang Manado
Sultan Punya Firasat akan Terjadi Bencana Alam di Pantai Selatan
Puluhan Nelayan Mengungsi
Relawan Untuk Satwa
Hujan Angin, Angkot Tertimpa Pohon
Pohon Kenari yang berusia puluhan tahun roboh dan menimpa Angkot trayek 07 (Pasar Anyar-Bojong Gede) hingga ringsek.
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data