Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menakertrans Tak Larang TKI Kembali ke Malaysia
Jum'at, 04 Pebruari 2005 | 18:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Fahmi Idris, tidak melarang pengiriman TKI kembali ke Malaysia. "Tidak ada pencegahan, terutama bagi mereka yang mengikuti program amnesti, ini sudah kesepakatan Indonesia-Malaysia," kata Fahmi usai Rakor Penanggulangan Pemulangan TKI Ilegal di Kementerian Kesra, Jumat (4/2) di Jakarta.

Untuk tujuan yang bersifat umum, kata Fahmi, pemerintah Malaysia memutuskan akan menunda kedatangan TKI selama tiga bulan mendatang. "Ini keputusan Malaysia, mereka yang menyatakan boleh masuk atau tidaknya," kata Fahmi.

Pengiriman TKI ke Malaysia selanjutnya, menurut Fahmi, tidak akan dicegah oleh Pemerintah. "Karena Indonesia banyak pengangguran," ujarnya. Alasan lainnya, menurut Fahmi, saat ini pemerintah Malaysia membutuhkan 1,2 juta tenaga kerja lagi. Sekarang ini, di Malaysia sendiri sudah ada 1,2 juta tenaga kerja legal.

Melalui pelayanan satu atap, kata Fahmi, pihak imigrasi bekerjasama dengan PJTKI akan membawa permintaan pekerjaan (job order). Koordinator yang ditunjuk akan melakukan koordinasi dengan PJTKI. “Mereka yang akan melakukan kontrak kerja," kata Fahmi.

Sebelumnya, Menko Kesra, Alwi Shihab menyatakan, sampai 3 Februari kemarin, sebanyak 328.132 TKI ilegal telah kembali. "Jumlah ini melebihi perkiraan pemerintah semula, yaitu 300 ribu," kata Alwi. Menko Kesra berharap agar sebanyak 300 hingga 400 ribu TKI ilegal yang masih ada di Malaysia, segera memanfaatkan program pelayanan satu atap. Rencananya, pelayanan satu atap akan dimulai pada pertengahan Februari di 11 titik tempat pelayanan.

Ami Afriatni

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Para TKI yang kembali dari Tawao Malaysia beristirahat di dalam lokasi penampungan Mambunut,  Nunukan, Kailmantan Timur, Rabu, 11/09/2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021017] Seorang TKI yang kembali dari Tawao Malaysia memandang KRI Tanjung Kambani 971 yang akan difungsikan sebagai Rumah Sakit terapung saat tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Timur, Minggu, 8 September 2002. Kapal ini tidak dapat merapat di dermaga dikarenakan dangkalnya air di pelabuhan tersebut. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021218].
TKI
TKI Di Nunukan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemprov Jawa Tengah Ingin Buka Posko di Tempat Kedatangan TKI
Baru 350 TKI Ilegal Asal NTT Kembali
DPR: Seharusnya Hukuman Cambuk bagi TKI Tidak Terjadi
Pelayanan Satu Atap untuk TKI Ditambah
DPR akan Jadikan Fatwa MUI tentang TKW sebagai Rekomendasi Kebijakan Tenaga Kerja
BUMN Malaysia Pekerjakan TKI Ilegal
Indonesia Agar Bentuk Tim Penagih Piutang TKI Ilegal
MUI Haramkan Perempuan jadi TKW
Masih Ada TKI Ilegal Minta Surat Perjalanan Laksana Paspor
Pemerintah Malaysia Mungkin akan Memperpanjang Masa Amnesti
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data