Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

DPR Mengusulkan Departemen Agama Direstrukturisasi
Jum'at, 04 Pebruari 2005 | 16:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim Pengawas Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) DPR RI mengusulkan agar Departemen Agama (Depag) direstrukturisasi. Tim memandang perlunya perubahan fungsi Depag tidak lagi menjalankan fungsi operasional pelaksanaan haji, tetapi hanya semata-mata menjalankan fungsi eksekutif sebagai pembimbing keimanan umat.

"Dari hasil pemantauan tim pengawas pelaksana haji DPR, kami mengambil kesimpulan persoalan utama buruknya pelaksaan haji terletak pada fungsi monopoli Depag yang saat ini selain berfungsi sebagai regulator juga berfungsi sebagai operator haji," kata Marissa Haque, anggota tim pengawas pelaksana haji DPR RI yang juga anggota dari Komisi VIII di Gedung DPR, Jumat (4/2).

Menurut dia, hasil pemantauan tim, fungsi monopoli Depag harus segera dipangkas. "Sebaiknya nanti yang menjadi operator pelaksana haji adalah lembaga yang murni berorientasi bisnis, bukan lagi pemerintah," katanya.

Dari hasil pemantauan, tim menemukan berbagai masalah dalam pelaksanaan haji di lapangan. "Mulai dari masalah biaya haji yang sangat besar, sampai dengan akomodasi haji yang banyak kejanggalan," katanya. Dia mencontohkan, bila dibandingkan dengan negara lain, pendapatan kotor pemerintah dari keberangkatan haji sangat besar, sekitar Rp 5,28 triliun.

Sementara itu, Malaysia yang pendapatan kotor dari keberangkatan haji sekitar 10 persen dari Indonesia, dapat menciptakan peluang-peluang bisnis dan memberikan fasilitas yang terbaik bagi jemaahnya. "Dari hasil perbandingan ini, menimbulkan banyak pertanyaan, selama ini uang naik haji itu pergi kemana," katanya.

Menurutnya, seharusnya dengan pendapatan yang lebih besar pemerintah dapat memberikan fasilitas yang lebih baik kepada jemaah haji Indonesia.

Menurut Marissa, tim DPR ini telah memantau pelaksanaan haji pada 15-30 Januari 2005. Hasil pemantauan ini akan dibahas secara khusus di Komisi VIII. Selain itu, tim DPR akan menyerahkan hasil pemantauan kepada KPK (Komisi Pemberantasan korupsi) untuk menindaklanjuti hasil temuan DPR.

Marissa menjelaskan, usulan perubahan fungsi Departemen Agama akan dikaji dalam pembahasan usulan amandemen UU Nomor 17 tahun 1999 tentang pelaksaan haji.

Yuliawati

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Jamaah Haji Indonesia mengambil air wudhu, Saudi Arabia. [TEMPO/ Agus Basri; 17D/207/93; 20010409]. Rombongan jemaah haji Indonesia saat baru tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Januari 2002. [TEMPO/ Awaluddin R; Digital Image; 20030205].
Jamaah Haji Indonesia
Jamaah haji Di Bandara King Abdul Aziz
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jamaah Haji Terpaksa Tinggal di Asrama Haji
Tertunda, Kepulangan Jamaah Haji Asal Banda Aceh
Kloter I Haji Banda Aceh Tiba Besok
Jemaah Haji Mulai Tiba di Tanah Air pada 27 Januari
Banjir Lumpur di Mina dan Mekah Ganggu Pelaksanaan Haji
5.583 orang Calon Haji Aceh Berangkat Lewat Medan
Pergantian Jabatan di Departemen Agama
Ada Pungli di Depag Subang, Berani Menteri Ambil Tindakan?
Menteri Agama Bantah Ada KKN Hasil Tes CPNS
Pesawat Alami Gangguan, Kloter 13 Kembali Ke Bandara
> selengkapnya...


Referensi

Keppres No. 49/2004 tentang Biaya Penyelenggaraan Haji 2005
Keppres No. 22/2001 tentang Badan Pengelola Dana Abadi Umat
PP RI No.69 Thn.1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan
> selengkapnya...

Website

Informasi Haji - Depag
Situs Informasi Haji
Departemen Agama
Majelis Ulama Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data