Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Bangunan Terdekat Berjarak 20 Kilometer dari Pantai Aceh
Jum'at, 04 Pebruari 2005 | 14:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pembangunan kota-kota di Aceh yang menjadi korban bencana tsunami dan gempa bumi akan dilakukan mundur 20 kilometer dari garis pantai. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana serupa. Namun pelaksanaan kebijakan ini diperkirakan akan memakan biaya yang sangat besar. "Bisa mencapai triliunan," kata Wakil Presiden Jusf Kalla dalam pidato di muka peserta Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di Jakarta, Jumat (4/2).

Disamping itu, menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, kebijakan ini juga menyangkut persoalan hukum hak milik warga Aceh yang berada dalam rentang dua kilometer dari garis pantai. "Tapi kalau tidak dimundurkan, bagaimana
kalau terjadi bencana lagi di masa mendatang," tambahnya.

Master plan rencana rekonstruksi Aceh saat ini masih disusun Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Beberapa negara, seperti Malaysia dan Singapura, telah menawarkan konsep pembangunan Aceh kepada Indonesia.

Pada kesempatan itu, Wakil Presiden juga mengatakan pemerintah tengah mengevaluasi pembentukan badan otorita khusus bagi rekonstruksi Aceh. Menurutnya, bentuk badan otorita tidak pas diterapkan di Aceh. "Badan otorita itu menarik semua kewenangan ke atas. Mulai dari kewenangan
administratif, pertanahan hingga industri," katanya. Badan otorita, lanjutnya, hanya cocok diterapkan di daerah baru seperti Batam.

Di Aceh, telah ada struktur pemerintahan hingga tingkat desa, meskipun kini banyak personelnya yang hilang akibat bencana. Kemungkinan bentuk badan otorita akan diubah menjadi badan pelaksana rekonstruksi Aceh.

Sapto P/Budi Riza


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gus Dur Hadiri Istighotsah 40 Hari Bencana Tsunami
UNDP Bantu Pengelolaan Sampah Aceh
Pusat Trauma Untuk Anak dan Remaja Aceh
Pemda Aceh Kaji Cetak Biru Tata Ruang
Pengaduan Pemukulan Farid Diproses Komnas HAM
Dibutuhkan, Perlindungan Hak Perdata Korban Tsunami
Relawan Untuk Satwa
Pemerintah Tak Persoalkan Penunjukkan Bill Clinton
GOWA Adukan Pemukulan Farid ke Komnas HAM
Alwi Shihab Angkat Jenazah
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data