|
Nasional
UNDP Bantu Pengelolaan Sampah Aceh
Jum'at, 04 Pebruari 2005 | 13:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: United Nation Development Programme (UNDP) berkomitmen membantu pemerintah mengelola sampah yang timbul akibat bencana tsunami. "Kerusakan akibat tsunami menimbulkan sampah yang besar," ungkap Juru Bicara UNHCR Mieke Kooistra dalam jumpa pers hari ini Jumat (4/2).
Idenya adalah mengurangi dampak lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat dari sampah tsunami. UNDP bersama pemerintah akan mencoba meningkatkan kualitas pengelolaan sampah dengan menyusun sistem pengumpulan sampah kota berikut fasilitasnya di Banda aceh.
Sampah-sampah tersebut akan didaur ulang menjadi sesuatu yang lebih berguna. Oleh karena itu akan dilatih tenaga operasionalnya. Para tenaga operasional nantinya juga akan divaksin dan dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan yang layak. Mieke mengatakan dari sampah-sampah tsunami tersebut dapat dikategorikan menjadi tujuh macam sampah yang dapat didaur ulang.
Menurutnya pengelolaan sampah tersebut, dapat meningkatkan pendapatan harian masyarakat yang bekerja di tempat pengelolaan sampah itu. Selain ke depannya pengelolaan sampah akan lebih terstruktur dan menghasilkan bahan-bahan yang dapat di daur ulang.
Proyek ini, pada awalnya akan mepekerjakan 100 orang. Selanjutnya akan ditingkatkan menjadi 1000 orang. Dan pada akhirnya di seluruh Aceh akan mempekerjakan 30 ribu orang untuk manajemen pengelolaan sampah. Fokus pekerjaan pada tugas mengumpulkan sampah dan mengidentifikasi pembuangan sampah.
Maria Ulfah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|