|
Nasional
Polisi Telusuri Kepemilikan Senjata Api Pollycarpus
Kamis, 03 Pebruari 2005 | 18:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jakarta –Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) bersama dengan Badan Intelejen Negara (BIN), saat ini tengah menelusuri kepemilikan senjata api Pollycarpus, mantan pilot Garuda yang berada di pesawat ketika aktivis hak azasi manusia (HAM) Munir meninggal.
Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komjen Pol. Suyitno Landung mengatakan, penelusuran dilakukan setelah polisi mendapat informasi, Pollycarpus pernah memiliki senjata api. Izin kepemilikan senjata Pollycarpus diduga dikeluarkan BIN pada Februari 2002. “Penelitian kami lakukan bersama dengan petugas yang kompeten, yaitu intelejen,” katanya kepada wartawan, Kamis (3/2), di Jakarta.
Munir meninggal di atas pesawat Garuda yang sedang membawanya menuju Belanda pada 7 September 2004 lalu. Otoritas hukum Belanda memastikan, aktivis hak asasi manusia itu diracun menggunakan zat arsenik.
Erwin Daryanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Direktur Program Imprasial, Rachland Nashidik (kiri) dan Direktur Eksekutif Imparsial, Munir saat konferensi pers menanggapi pernyataan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, Yusril Ihza Mahendra, di kantor Imparsial Jl. Diponegoro, Jakarta, Jumat, 12 September 2003. [TEMPO/Agung Rahmadiansyah; K18A/423/2003; 20030912].](/hg/photostock/2004/12/13/s_K18A42304_high_thumb.jpg) |
![Direktur Program Imprasial, Rachland Nashidik (kiri) dan Direktur Eksekutif Imparsial, Munir saat konferensi pers menanggapi pernyataan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, Yusril Ihza Mahendra, di kantor Imparsial Jl. Diponegoro, Jakarta, Jumat, 12 September 2003. [TEMPO/Agung Rahmadiansyah; K18A/423/2003; 20030912].](/hg/photostock/2004/12/13/s_K18A42301_high_thumb.jpg) |
| Rachland Nashidik dan Munir
|
|
| Rachland Nashidik dan Munir
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|