Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Soal GAM, TNI Ikut Putusan Pemerintah
Rabu, 02 Pebruari 2005 | 22:50 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengatakan keputusan politik tentang kondisi Aceh dan tindakan TNI merupakan keputusan pemerintah.

"TNI selama belum ada keputusan baru, akan tetap menjalankan keputusan yang sudah digariskan," ujarnya kepada wartawan hari Rabu (2/2) di Lanud Iskandar Muda, Banda Aceh. "Kasus GAM merupakan keputusan politik, TNI tidak ikut memutuskan, TNI hanya memberikan masukan, ini bukan kewenangan TNI," ujar Panglima.

Maka sebelum keputusan baru dihasilkan pemerintah, TNI tetap melaksanakan tugas operasi terpadu dan pemulihan keamanan, serta tugas kemanusiaan. "TNI saat ini melakukan operasi kemanusiaan dan mengamankan kegiatan kemanusiaan itu, TNI tidak melakukan kegiatan ofensif," tambah Panglima.

Mengenai tenggat waktu keluarnya pasukan asing, Endnriartono mengaku tidak ada masalah. Menurutnya, saat ini Aceh masih dalam situasi darurat, hingga membutuhkan bantuan asing.

"Saya pikir tenggat itu merupakan tahapan sampai situasi darurat segera bisa diakhiri," ujar Panglima. "Tahap ini bisa berakhir, kalau kriteria seperti tempat permukiman pengungsi sudah bisa dipenuhi, sanitasi, pengobatan dan pendidikan bisa dipenuhi melalui jalan darat," tambahnya.

Menurut Endriartono, tenggat waktu bukan harga mati. "Presiden sudah setuju kalau kita masih membutuhkan mereka, kenapa harus diusir keluar," katanya.

Yophiandi (Banda Aceh)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Tentara Nasinonal Indonesia (TNI) dari Batalyon 330 Linud Kujang Bandung yang akan diberangkatkan menuju Nangroe Aceh Darussalam (NAD) di pangkalan laut Kolinlamil Jakarta, 24 Mei 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040524].
Tentara Batalyon 330

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lagi, Dirintis Pertemuan Lanjutan dengan GAM
GAM Minta Waktu Pelajari UU Otonomi Khusus Aceh
RI dan GAM Bertemu
Bencana Menjadi Ajang Rekonsiliasi TNI dan GAM
Cari Solusi Aceh, Presiden Minta Pendapat Enam Dubes
Seorang GAM Tewas di Kaki Gunung Seulawah
Tak Ada Pengibaran Bendera Dihari Ulang Tahun GAM
Pertempuran Di Sawang, 6 Anggota GAM Tewas
TNI Siap Tindak Prajurit yang Lakukan Penyiksaan
Departemen Pertahanan Tantang Human Rights Watch
> selengkapnya...


Referensi

Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Departemen Pertahanan
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data