Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Komisi III Cecar Sekretaris Jenderal MPR Soal Anggaran
Rabu, 02 Pebruari 2005 | 16:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi III DPR mempertanyakan penggunaan anggaran dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden akhir tahun lalu. Penggunaan anggaran terutama terkait dengan biaya sewa hotel dan akomodasi anggota MPR dari Dewan Perwakilan Daerah.

"Biar publik tahu siapa yang masih menginap, dan anggota DPR mana yang ngomong atas nama rakyat, tapi kenyataannya tidak demikian," kata anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Pandjaitan dalam rapat dengar pendapat, Rabu (2/2).

Peserta rapat antara lain Sekretaris Jenderal MPR, Mahkamah Agung, Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi.
Dalam pertemuan sempat terjadi 'pengusiran' wakil Sekjen Mahkamah Agung.

Komisi III beranggapan, ketidakhadiran Sekretaris Jenderal MA dianggap melecehkan kewenangan lembaga legislatif. Seharusnya, kata Arbab Pabaruka dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Sekjen MA tetap menghadiri undangan, meskipun sudah akan menjabat sebagai hakim agung. "Tapi, sekarang ini tetap sebagai sekjen," katanya.

Pembahasan anggaran dengan diwarnai cecaran pertanyaan berkaitan dengan pemberian dana akomodasi Rp 13,5 juta per bulan kepada anggota DPD. Uang tersebut sebagai ganti tempat tinggal. Dewan mempertanyakan pembatalan penggunaan mobil Volvo oleh pimpinan MPR.

"Penyewaan ruangan di Hotel Mulia dianulir, tapi mengapa tetap ada laporan anggota terutama DPD menggunakan fasilitas itu," tanya Trimedya.

Trimedya juga mendesak agar Sekjen menyampaikan tagihan Rp 800 ribu per bulan selama masa persidangan. Tagihan itu diminta diserahkan kepada Komisi III secepatnya. "Kami minta lampiran pembayaran. Ini untuk transparansi," katanya.

Rahimullah, Sekjen MPR mengatakan, anggaran itu memang sudah teralokasi untuk DPD. Baik anggaran 2004 maupun 2005 tidak ada alokasi untuk DPR. "Anggaran 2004 sampai bulan Oktober sudah termasuk untuk akomodasi DPD," terangnya.

Purwanto-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset dengan memasang foto Ketua DPR, Akbar Tandjung di samping perangkap tikus di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025]. Ketua DPR Akbar Tandjung bersama para pengacaranya, Denny Kailimang  (dua dari kiri), Amir Syamsuddin  (duduk) disela persidangan kasus  Buloggate II di Pekan Raya Jakarta (PRJ), 6 Mei 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/324/2002; 20020308].
Protes Anti Korupsi
Akbar Tandjung, Denny Kailimang dan Amir Syamsuddin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapolda Jateng: Bupati Temanggung Kemungkinan Jadi Tersangka
Koperasi Distribusi Akui Belum Setor Dana ke Bulog
Delapan Mantan Anggota DPRD Solo Dikenai Wajib Lapor
Kejari Palembang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus PON XVI
14 Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kediri Diperiksa
Kuasa Hukum Letlet Keberatan Status Ganda Jaksa
LP Solo Tak akan Sediakan Sel Khusus untuk Anggota Dewan yang Ditahan
LP Solo Tak akan Sediakan Sel Khusus untuk Anggota Dewan yang Ditahan
Wakil Bupati Kabupaten Siak Diperiksa Sebagai Saksi Korupsi
Let Let dan Walla Pertanyakan Tuntutan Jaksa
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data