|
Nasional
Dulmatin Dipastikan Tidak Menjadi Korban
Rabu, 02 Pebruari 2005 | 15:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dulmatin alias Joko Pitono dipastikan tidak ikut menjadi korban tewas dalam serangan pesawat tempur dan helikopter Filipina ke kawasan Manguindanao, Filipina selatan, Kamis (27/1) lalu. Tidak diketemukan bukti fisik tewasnya salah satu tersangka pelaku bom Bali tersebut.
Sekretaris NCB interpol Mabes Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Sisno Hadiwinoto, mengatakan berdasarkan surat yang diterima dari Liaison Officer (LO) atase Polri yang ada di Filipina menyebutkan tidak adanya korban tewas dalam serangan tersebut. "Disini hanya disebutkan satu korban penduduk yang luka-luka, tiga perahu dan satu jala ikan yang rusak," katanya kepada wartawan, Rabu (2/2), di Jakarta, mengutip surat dari LO atase Polri di Filipina.
Menurut Sisno, keterangan LO Polri di Filipina diperoleh dari tim pemantau internasional yang beranggotakan 10 orang perwira gabungan dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan polisi setempat. Tim monitoring tersebut memberikan laporan ke LO Polri, berdasarkan laporan dari atase kepolisian Brunei Darussalam yang bernama Haji Muhammad Taha bin Haji Muhammad Yusuf.
Namun, Sisno tidak berani mengambil kesimpulan atas surat yang diterimanya dari LO atase Polri di Filipina tersebut. "Dalam surat ini hanya berisi hasil analisis saja, saya tidak berani menyimpulkan. Yang bisa disimpulkan Dulmatin dan kawan-kawan masih menjadi buronan kita," katanya.
Dulmatin diberitakan tewas saat pesawat tempur dan helikopter militer Filipina membombardir kawasan Manguindanao. Harian Filipina Philippine Star mewartakan, Umar Patek, tersangka pelaku bom Bali, Dulmatin, dan dua warga Indonesia yang diidentifikasi bernama Maruan dan Mauyha tewas dalam peristiwa tersebut. Mereka disebutkan sedang mengadakan pertemuan dengan para anggota kelompok Abu Sayyaf, pimpinan Khaddafy dan Janjalani, ketika peristiwa serangan tersebut terjadi.
Erwin Daryanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Pesawat Garuda DC 9/ Woyla yang dibajak ketika sinngah di Penang Malaysia [ Repro Sunday Star; 12A/21/81; 20010418 ].](/hg/photostock/2005/01/31/s_Bajak_high_thumb.jpg) |
![Polisi Gegana memeriksa lokasi ledakan bom di Yayasan Kesejahteraan Mahasiswa Iskandar Muda/ asrama mahasiswa Aceh di kawasan Manggarai, 16 Mei 2001. [TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/340/2001; 20010530].](/hg/photostock/2005/01/26/s_K1A34006_high_thumb.jpg) |
| Pembajakan Pesawat Garuda DC 9
|
|
| Evakuasi Korban Ledakan Bom YKMIM
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|