Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pengungsi Korban Tsunami Ingin Kembali Ke Rumah Mereka
Rabu, 02 Pebruari 2005 | 13:45 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Korban gempa dan tsunami yang tinggal di kompleks pengungsian belum mengetahui program pemerintah tentang pembangunan perumahan, termasuk relokasi. Padahal sudah sebulan ini mereka tinggal di kompleks pengungsian. Ada diantara mereka yang sudah tidak betah dan ingin kembali ke kediaman mereka semula.

Rizaldi, warga Desa Ulee Lhee, Kecamatan Meuraksa meminta
pemerintah membangun kembali pemukiman di tepi pantai
tersebut. "Kami ini orang laut, tidak bisa tinggal di
gunung," ujar nelayan yang kehilangan istri, dua anak dan
rumahnya. Sejak 29 Desember 2004 sampai Rabu (2/2) ini
dia mengungsi di komplkes TVRI, Mata'ie, Kabupaten Aceh
Besar. Dia tinggal di tenda bersama rekan seprofesinya
yang berhasil selamat.

Syukur, nelayan lain dari Ulee lhee juga menyuarakan sikap sama. Menurutnya, jika pemerintah tidak secepatnya
membuatkan rumah bagi warga Dusun Kakap, Ulee lhee yang
sebagian besar nelayan, mereka akan kembali ke kediamannya yang kini tinggal fondasi. "Kami tidak takut dan sudah tidak betah lagi tinggal di sini," kata Syukur yang siang hari ke Ulee lhee untuk menjadi pemulung barang-barang bekas.

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NAD Khaerani menjelaskan di Kabupaten Aceh Timur sudah dibangun 3 barak pengungsian. Di Aceh Besar, katanya, sedang dibangun 11 titik relokasi pengungsi. Menurutnya, pada 15 Februari nanti, sebagian pengungsi akan meninggali barak yang sudah jadi. "Pembangunan barak harus selesai paling lambat 15 Maret 2005," katanya.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan pada 15
Februari itu sebanyak 14 ribu kepala keluarga akan
dipindahkan ke barak. Dan 25 ribu lagi bakal direlokasi ke barak yang sudah jadi.

Untung Widyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
pengungsi aceh  Foto oleh : Adrin pengungsi aceh  Foto oleh : Adrin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Tidak Memaksa Pengungsi Tinggal di Tempat Relokasi
Aceh Jelang Masa Transisi
Polisi Militer Kodam Iskandar Muda Periksa empat Saksi
Kasus Farid Faqih: Jalur Hukum Tidak Cukup
Pembangunan Infrastruktur Aceh Tidak Libatkan Asing
Tempat Relokasi Pengungsi Terancam Tak Berpenghuni
RSUD Tjut Nyak Dhien Butuh Banyak Pembenahan
PBNU Terima Kunjungan Rombongan Vatikan
Kasus Penjarahan Siap Dilimpahkan Ke Kejaksaan
GAM Bantah Terima Logistik dari Farid Fakih
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data