Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pemerintah Tidak Memaksa Pengungsi Tinggal di Tempat Relokasi
Rabu, 02 Pebruari 2005 | 11:22 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Pemerintah mengatakan tidak akan memaksa para pengungsi yang tinggal di tempat-tempat pengungsian untuk pindah ke barak-barak relokasi jika mereka tidak mau. "Yang mau pindah, silahkan. Mereka yang tidak, kami tidak memaksa," kata Menko Kesra Alwi Shihab menanggapi kabar, ada pengungsi menolak di relokasi di barak-barak karena ingin kembali ke kampung mereka. Hal itu dijelaskannya kepada wartawan hari ini, Rabu (2/1) di Banda Aceh.

Ia mengaku pihaknya sudah mengantisipasi relokasi pengungsi tersebut pasti menimbulkan kontroversi. "Tapi pemerintah wajib membangun fasiitas untuk mereka," katanya. Apalagi sekarang ini untuk membangun kembali daerah-daerah yang terkena tsunami masih menungu cetak biru dari pemerintah. Untuk itu pemerintah wajib menyediakan tempat tinggal layak sambil menunggu cetak biru tersebut.

Alwi menganjurkan agar pengungsi tidak membangun rumah mereka terlebih dahulu karena kemungkinan tidak sesuai dengan cetak biru pemerintah. "Siapa tahu, 300-400 meter dari bibir pantai tidak boleh dibangun pemukiman," kata Alwi.

Pihaknya juga sudah mulai mengusahakan memberdayakan pengungsi agar tidak terlalu lama menganggur. "Namun setiap langkah kan ada prioritas karena jangan sampai mereka terlantar," katanya sembari meminta kesabaran pengungsi.

Maria Ulfah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
pengungsi aceh  Foto oleh : Adrin pengungsi aceh  Foto oleh : Adrin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Aceh Jelang Masa Transisi
Polisi Militer Kodam Iskandar Muda Periksa empat Saksi
Kasus Farid Faqih: Jalur Hukum Tidak Cukup
Pembangunan Infrastruktur Aceh Tidak Libatkan Asing
Tempat Relokasi Pengungsi Terancam Tak Berpenghuni
RSUD Tjut Nyak Dhien Butuh Banyak Pembenahan
PBNU Terima Kunjungan Rombongan Vatikan
Artha Graha dan Java Musikindo Galang Dana Untuk Aceh
Kasus Penjarahan Siap Dilimpahkan Ke Kejaksaan
GAM Bantah Terima Logistik dari Farid Fakih
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data