Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

KSAD: Konflik Aceh Selesai Jika GAM Menyerah
Selasa, 01 Pebruari 2005 | 16:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Ryamrizard Ryacudu menyatakan pihak TNI akan tetap bersikap defensif terhadap Gerakan Aceh Merdeka meskipun perundingan antara GAM dengan pemerintah Republik Indonesia di Helsinski, Finlandia tidak menghasilkan kesepakatan. "Kita tetap defensif saja. Tapi kalau dia ganggu apa boleh buat," kata Ryamrizard kepada wartawan usai rapat koordinasi TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di ruang Bina Yudha II Mabes TNI AD Jakarta Pusat, Selasa (1/2). Ryamizard juga menyatakan tidak ada batas waktu bagi TNI untuk berjaga-jaga di Aceh.

Ketika ditanya sikap TNI tentang permintaan gencatan
senjata dari pihak GAM, KSAD menjawab tidak ada sikap
menerima gencatan senjata dari TNI. "Kalau GAM minta
gencatan senjata itu kan mereka. Masak kita yang bela
negara mau gencatan senjata, gimana ceritanya?," kata
dia.

Menurutnya, untuk menyelesaikan masalah di Aceh adalah GAM menyerahkan diri dan senjata mereka. "Kalau tidak menyerah ya ridak selesai-selesai," kata dia.

Perundingan yang dilakukan RI dan GAM, kata Ryamrizard adalah bentuk itikad baik dari pemerintah untuk perdamaian di Aceh. Pasca tsunami di Aceh, ungkap Ryamrizard ada sekitar 78 anggota GAM yang menyerah dan ditangkap.

Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berjaga-jaga di Pos Darurat TNI Desa Cot Trieng, Aceh Utara, Kamis, 5 Desember 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030123]. Tentara Nasional Indonesia (TNI) berpatroli menjelang kedatangan KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu di kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Kamis, 5 Desember 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021205].
TNI di Cot Trieng Aceh
TNI di Aceh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KSAD: Soal Pergantian Panglima TNI, Terserah Presiden
Perundingan RI-GAM Masih Alot
Mendagri Tolak Berkomentar Soal Perundingan RI-GAM
Pembebasan Tahanan GAM Tanggung Jawab Pemerintah
Pemerintah Tetap Terapkan Darurat Sipil
Pemerintah Indonesia dan GAM Berunding Minggu Ini
Swedia Terus Proses Para Petinggi GAM
Pengungsi Panik Dengar Kontak Senjata TNI dan GAM
Indonesia dan GAM Akan Bertemu Akhir Januari
Pemerintah Bantah Tawaran Gencatan Senjata Inisiatif GAM
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Pergantian Panglima TNI
Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Hasan Tiro dan Kasusnya
Empat Tahap Resolusi Konflik
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
UU RI No. 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh Sebagai Propinsi NAD
> selengkapnya...

Website

Gerakan Aceh Merdeka
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

DPRD Siantar BerhentikanWali Kota dan Wakilnya
Taksi Terbakar di Jalan MT Haryono
Presiden Diminta Beri Sanksi Heru Lelono
Selasar Sunaryo Gelar 'A Decade Of Dedication'
Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data