Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Bulan Sabit Merah Dirikan Rumah Sakit Lagi di Aceh
Senin, 31 Januari 2005 | 12:41 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Bulan Sabit Merah Indonesia akan mendirikan satu rumah sakit lagi untuk menangani korban tsunami di Aceh. "Rencana ini sudah disetujui oleh Ibu Menteri Kesehatan," ujar Wakil Direktur BSMI untuk Aceh dr. Gunawan, Senin (31/1).

Rumah sakit tersebut akan dibangun di daerah Lamlagang. Ini rumah sakit ketiga yang dibangun lembaga itu, dua di antaranya di Lambaro dan Pidie. Jika tidak ada gangguan, minggu depan akan dibuka melayani masyarakat Aceh.

Gunawan mengatakan, rumah sakit tersebut tidak hanya melayani korban tsunami secara langsung tapi juga masyarakat yang terkena dampak tsunami secara tidak langsung.

Pihaknya menjamin, minimal satu tahun ke depan pengobatan yang dilakukan BSMI gratis tidak perlu bayar. BSMI akan tetap berada di Aceh untuk memberikan bantuan kesehatan. "Kami tidak akan meninggalkan rakyat Aceh,\" katanya.

BSMI memiliki sebanyak 86 dokter umum dan 16 dokter spesialis. Menurut data yang masuk, penyakit yang banyak dialami oleh para korban tsunami adalah malaria dan infeksi luka yang tidak tertangani secara langsung pada awal terjadi bencana. BSMI juga mengoperasikan mobile clinic kurang lebih 20 ribu kali pelayanan medis.

Maria Ulfah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Martha Toni, ibunda dari Nirmala Bonat, seorang tenaga kerja asal Indonesia yang mengalami kekerasan di Malaysia di rumah Megawati di Kebagusan, Jakarta, Rabu, 26 Mei 2004. Ibunda Nirmala Bonat menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui mengenai keberangkatan Nirmala ke Malaysia karena memang orang tuanya tidak memberikan ijin berangkat untuk menjadi tenaga kerja asal Indonesia. [TEMPO/ Tommy Satria; K21A/246/04; 20040526]
Megawati Soekarnoputri dan Martha Toni

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapal Sapu Jagat Pelni Disiapkan Angkut TKI
Migran Care Demo di Kedubes Malaysia
Relokasi Pengungsi Mirip Pesan Hotel
Hanya Lima Negara Yang Sudah Realisasikan Bantuan
MUI Minta Pemerintah Investigasi Adanya 30 Anak Aceh di Binjai
Ratusan Ribu Relawan Malaysia Siap Sergap TKI Ilegal
Pengungsi Akan Dipindahkan dari Kampus Unsyiah
20 Persen Sawah di Aceh Rusak Akibat Bencana
Empat Ormas Gugat Panglima TNI
Organisasi Islam Inggris Bantu Aceh Melalui NU
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data