Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Korban Banjir Aceh Tamiang Belum Tertolong
Kamis, 20 Januari 2005 | 20:26 WIB

TEMPO Interaktif, Lhokseumawe: Banjir yang melanda Aceh Tamiang selama 10 hari terakhir, hingga Kamis (20/1) ini masih menggenangi jalur transportasi Medan-Banda Aceh. Akibatnya, ratusan truk pengantar bantuan untuk korban tsunami ke Aceh dan bus penumpang terjebak di beberapa tempat.

Banjir yang berlangsung sejak Rabu (12/1) lalu itu juga menyebabkan rumah warga yang berada di sekeliling jalan tembus Medan - Banda Aceh tergenang air. Kondisi ini memaksa 40.000 warga di kawasan itu mengungsi ketempat yang lebih tinggi dan membuat tenda darurat. Dari pemantauan Tempo, terdapat delapan kecamatan yang tergenang banjir di Kabupaten Aceh Tamiang (hasil pemekaran Aceh Timur). Yakni kecamatan Kejuruan Muda, Tamiang Hulu, Karang Baru, Rantoe, Seruway, Bendahara dan Kuala Simpang. Sedangkan yang lolos dari banjir adalah Kecamatan Manyak Payet.

Pejabat sementara Bupati Aceh Tamiang, H. Ishak Juned mengatakan pihaknya sudah melakukan tindakan darurat untuk korban banjir yang mengungsi ketempat yang lebih aman. Namun hasil penelusuran Tempio di sejumlah titik banjir, di sepanjang jalan lintas Medan-Banda Aceh, tidak terlihat aparat maupun tim penanggulanggulangan bencana berada di lokasi tersebut. Begitu juga tidak terlihat bantuan alternatif untuk mengevakuasi para korban banjir.

?Kami sekarang mana ada yang peduli, sudah 10 hari tidak satupun mereka yang datang menjenguk kami, di jalan juga mereka tidak melakukan tindakan apa-apa. Lihatlah warga sangat susah, maunya kan bisa mengerahkan alat berat yang bisa melewati air dan membantu warga, sementara besok Lebaran Idul Adha
Imran MA?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana banjir di jalan Deplu 3, Komplek Deplu, Jakarta, 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; K2A/096/2001; 20010705]. Mobil dan anak-anak yang bermain di jalanan yang digenangi air karena banjir di jalan Proklamasi, Jakarta , 18 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K2A/040/2001; 20010702].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Banjir Mulai Surut di Jakarta Selatan
Utusan Ibu Negara Sambangi Pengungsi Banjir
Ketinggian Air Berangsur Turun
Mancing di Banjir, Tewas Kepleset
Sutiyoso: Jakarta Siaga I
Tidak Semua Warga Mendengar Peringatan Dini Banjir
Jakarta Diambang Siaga I
Banjir, Kendaraan Macet 17 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek
Pompa Air Underpass Tak Berfungsi, Ribuan Kendaraan Terhambat
Puluhan Ribu Warga Jakarta Mulai Mengungsi
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk42 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data