|
Nasional
World Help Indonesia Bantah Akan Kristenkan Anak Aceh
Selasa, 18 Januari 2005 | 21:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Contact person organisasi World Help di Indonesia Pendeta Henry Lantang membantah pemberitaan Washington Post yang menyebutkan anak korban tsunami di Aceh akan dididik untuk dijadikan umat Kristiani. "Masak saya akan ajarkan yang bukan seagama dengan saya," kata Henry kepada Tempo, Selasa (18/1) sore, di Manado.
Menurut Henry, Washington Post memberitakan bahwa 300 anak Aceh telah dievakuasi atas sponsor World Help dengan pesawat terbang ke Jakarta. Berita
itu kemudian dikutip sejumlah media massa di
Indonesia. "Sebagai usaha kami untuk menjernihkan
masalah ini, kami ingin menegaskan bahwa berita ini
sama sekali tidak ada faktanya alias tidak benar alias
bohong,"ujarnya.
Andaikata itu benar, menurut Pendeta Henry, bisa dipertanyakan, pesawat apa yang digunakan untuk mengangkut anak-anak ini. Membawa anak 300 anak bukanlah perkara gampang. Sebab, akan menarik perhatian orang banyak dan para petugas Bandara.
Henry menyatakan selama ini dirinya belum pernah
melihat anak aceh korban bencana gempa bumi dan
tsunami. Dirinya juga belum pernah menginjakan kaki di
Aceh.
Keinginan untuk membantu anak-anak Aceh ini dilakukan
Henry setelah membaca situs berita detik.com tanggal 2
Januari lalu. Detik.com memberitakan tentang 3000 anak
korban tsunami tunggu angkutan ke Jakarta. Dalam
pemberitaan detik.com mengimbau kepada sejumlah pihak
untuk membantu proses pengangkutan anak-anak itu.
Henry lalu mengontak teman Pendeta di sebuah gereja
Virginia. Bersamaan dengan itu, Direktur World Help ada di gereja itu. World Help menanggapi serius berita tersebut. Lalu pihak World Help mengirim email dan menanyakan apakah Henry dan anaknya Roy dapat membantu World Help merealisasikan keinginan mereka untuk membantu anak-anak Aceh ini. "Belum sempat dijajaki dan dilaksanakan telah muncul berita yang dimuat oleh harian Washington Post," katanya.
Verrianto Madjowa
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|