Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Komunitas Kristen Indonesia Tolak Kristenisasi ala World Help
Senin, 17 Januari 2005 | 19:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) serta komunitas kristen Indonesia menolak usaha menyalahgunakan misi kemanusiaan sebagai cara kristenisasi di Nanggroe Aceh Darusallam(NAD).

Mereka, juga menolak terkait dengan World Help yang mengaku akan membawa 300 anak korban tsunami di Aceh untuk ditempatkan pada yayasan kristen yang ada di Jakarta."Kami tidak mengenal dan tidak punya jaringan kerja dengan world help,"kata Romo Benny Susetyo, Sekretaris Eksekutif HAK KWI, Senin (17/1) di Kantor KWI Jakarta Pusat.

Pernyataan yang sama juga diungkapkan oleh pihak PGI. Mereka amat mensayangkan jika misi kemanusian yang dijalankan di Aceh diboncengi oleh syiar agama kristen. PGI menyerukan dalam memberi bantuan ke Aceh melepaskan aliran gereja,”Tanpa spanduk dan stiker dibungkusnya,”ujar Andreas A. Yewangoe, Ketua Umum PGI.

Menghadapi kecurigaan ini, mereka menyerukan pada komunitas kristen internasional agar membantu anak-anak korban bencana tsunami dengan memakai jalur kerjasama dengan NU dan Muhammadiyah maupun lembaga-lembaga keislaman lainnya. Mereka juga mendukung upaya pemerintah untuk mencegah anak-anak korban bencana tsunami untuk keluar dari Aceh.

Dalam berita yang dirilis Washington Post tanggal 13 Januari, Presiden World Help, Vernon Brewer, mengaku telah membawa 300 anak yatim piatu dari Aceh ke Jakarta. Anak-anak korban tsunami ini akan ditempatkan dalam rumah-rumah orang kristiani dan yayasan milik kristiani. Mereka akan dididik menjadi penganut kristiani. Namun, pada AFP (14/1) mereka membatalkan misi ini.

Hadir dalam pertemuan tersebut, PGI, KWI, Masdar F Mas’udi (PBNU), Utusan PP Muhammadiyah, Ulil Absor Abdala (Jaringan Islam Liberal) dan beberapa lembaga keagamaan lainnya.

Menurut Albertus Patty, salah satu pendeta yang baru saja pulang dari Aceh, menyatakan isu kristenisasi ini hanya beredar di Jakarta. Sementara Masdar mengatakan, isu ini muncul karena pemerintah tidak rapi dalam koordinasi penangganan bencana di Aceh dan Sumatera Utara.”Sehingga tidak diketahui secara pasti, berapa yang keluar dari Aceh sampai saat ini,”katanya.

Oleh karena itu, calon ketua umum PBNU yang dikalahkan Hasyim Muzadi dalam pemilihan yang lalu menyarankan pemerintah untuk membuat perangkat administrasi yang lengkap untuk mengetahui pengungsi yang keluar Aceh. Sementara perwakilan Muhammadiyah menyarankan, para pemuka agama agar turun ke lapangan langsung dan sering mendiskusikan hal tersebut.

Sutarto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah penduduk yang hancur karena bencana tanah longsor di desa Kemanukaan, Kec. Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini/ PWI. Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154
Tanah Longsor Purworejo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ribuan Surat di Banda Aceh Belum Terkirim
KWI dan PGI Tolak Terlibat Program Worldhelp
Presiden Rayakan Idul Adha di Aceh
Menlu Hassan Bantah Misi Diplomatik Gagal
Ernest Young Akan Audit Bantuan Luar Negeri
DPR Interpelasi SK Wapres
Tebing Air Terjun Longsor, 2 Tewas
Pasukan Australia Tinggal Sampai Tak Diperlukan
Dokter Sipil Diharap Gantikan Tentara Australia
Pemda Bireun Siapkan Lokasi Relokasi Pengungsi
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data