|
Nasional
Pencabutan Embargo Bantuan Militer Terganjal di Kongres AS
Minggu, 16 Januari 2005 | 15:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pencabutan embargo bantuan militer Amerika Serikat terhadap Indonesia masih dalam pembahasan kongres AS. Kendala tercapainya pencabutan embargo karena masih ada stigma negatif terhadap TNI. "Kesulitan terbesar adalah karena banyak orang-orang dalam kongres AS, lembaga swadaya masyarakat, dan media yang memiliki citra negatif terhadap TNI," ujar Menteri Pertahanan RI, Juwono Sudarsono dalam konferensi pers bersama Deputi Menteri Pertahanan AS, di Hotel Hilton, Jakarta, Minggu siang (16/1).
Lebih lanjut, Juwono mengatakan pemerintah Indonesia telah menjelaskan pencabutan embargo akan sangat bermanfaat dalam penanggulangan bencana di Indonesia, diantaranya penggunaan pesawat hercules akan sangat bermanfaat untuk mengirim makanan, obat-obatan, tenda-tenda, serta mmbangun pos-pos pengendalian bencana. "Ini sulit sekali meyakinkan mereka, sudah terlanjur bentuk citra negatif terhadap TNI," kata Juwono.
Saat ini, walaupun pembicaraan pencabutan embargo masih berjalan, pemerintah Indonesia telah menerima sebagian dari suku cadang hercules. Namun untuk pelatihan militer dalam bidang infanteri, pemberian pesawat tempur belum dapat diberikan. Pemerintah Indonesia lebih memfokuskan pada pemberian transportasi dan helikopter dalam persetujuan pencabutan embargo.
Yuliawati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto bersama Presiden Amerika Serikat Bill Clinton di Tokyo, Jepang, 1993. [Setneg; 17D/229/1993; 20020627].](/hg/photostock/2005/01/15/s_17D22901_high_thumb.jpg) |
![Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Djali Jusuf (kedua kiri), Danrem 011 Lilawangsa, Kolonel AY Nasution (kiri), Panglima TNI, Jenderal Endriartono Sutarto (tengah) dan masyarakat Aceh berdoa bersama usai melakukan sujud syukur di Lapangan Sudirman Lhokseumawe, Aceh Utara. Selasa, 10 Desember 2002.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030123]](/hg/photostock/2005/01/15/s_BC02121038_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto bersama Bill Clinton
|
|
| Djali Yusuf, AY Nasution dan Endriartono Sutarto
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|