Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

KPK Minta Penjelasan Sony Keraf Terkait Kasus Monsanto
Jum'at, 14 Januari 2005 | 20:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Menteri Lingkungan Hidup era Presiden Abdurrahman Wahid, Sony Keraf memberikan penjelasan kepada Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) terkait kasus penyuapan Monsanto terhadap beberapa penjabat Indonesia di lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup. Sony mengakui dirinya pernah bertemu dengan utusan Monsanto, PT Monakro Kimia (afiliasi Monsanto di Indonesia) dan PT Harvest Internasional.

Namun, Sony menolak jika dinyatakan terlibat dalam kasus suap ini. "Mungkin karena keputusan saya untuk memasukkan AMDAL sebelum proyek kapas transgenik dimulai, Monsanto merasa usaha untuk menyebarluaskan benih trasgenik akan mendapatkan hambatan," kata Sony Keraf usai memberikan penjelasan kepada KPK,Jumat(14/1). Sony ditemui Erry Riana Hardjapamekas, wakil Ketua KPK.

Menurut Sony Keraf, pada saat dirinya menjabat sebagai Menteri lingkungan Hidup, Departemen Pertanian telah memberikan izin kepada Monsanto untuk mengembangkan tanaman trangenik di Indonesia. "Padahal belum ada bukti benih transgenik aman bagi lingkungan dan kesehatan," kata Sony.

Kemudian Departemen Lingkungan Hidup mengeluarkan Surat Keputusan pengembangan tanaman transgenik harus memperoleh izin AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan). "Berdasarkan hukum ini Kementrian Lingkungan Hidup mempunyai kewenangan apakah transgenik bisa masuk atau tidak," kata Sony. Namun setelah tidak menjabat, dia mengaku tidak mengetahui perkembangan lebih lanjut.

Saat ini KPK juga sedang meminta penjelasan dari mantan Menteri Pertanian, Bungaran saragih.

Sutarto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Koordinator Sekretariat Program Kerja Petisi 50 Judilherry Justam (kanan) saat melakukan dengar pendapat dengan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Erry Riyana Hardjapamekas di kantor KPK, Jakarta, Rabu, 25 Pebruari 2004. [TEMPO/ Tommy Satria; K20A/488/04; 20040225]
Judilherry Justam, Erry Riyana Hardjapamekas, dll

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

UNEP Dukung Rehabilitasi Lingkungan Pasca Tsunami
KPK Limpahkan Berkas Let Let dan Walla ke Pengadilan
Harves Bantah Terlibat Kasus Monsanto
KLH Siap Ikuti Proses Hukum dalam Kasus Monsanto
Kuasa Hukum Let Let dan Walla Ajukan Keberatan
Nabiel Makarim Akui Bertemu Utusan Monsanto
Kuasa Hukum Tersangka Korupsi Sesalkan Tindakan KPK
Gubernur Sumsel Tanggapi Ringan Laporan Korupsi Dana PON
Kuasa Hukum Let Let dan Walla Siap Jawab Replik
Presiden Tak Datang di Acara Dialog Nasional Pemberantasan Korupsi
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Sejahtera Dulu, Baru Berantas Korupsi
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Keppres No. 10/2000 tentang Badan Pengendalian Dampak Lingkungan
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 71 Tahun 2000 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
> selengkapnya...

Website

Kementerian Lingkungan Hidup
Komisi Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

DPRD Siantar BerhentikanWali Kota dan Wakilnya
Taksi Terbakar di Jalan MT Haryono
Presiden Diminta Beri Sanksi Heru Lelono
Selasar Sunaryo Gelar 'A Decade Of Dedication'
Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data