|
Nasional
Pemerintah Indonesia Bantah Berikan Izin ke World Help
Jum'at, 14 Januari 2005 | 13:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Juru bicara Departemen Luar Negeri, Marty Natalegawa membantah, berita yang dimuat di washingtonpost.com yang mengatakan 300 anak Aceh telah dibawa ke Jakarta oleh World Help, sebuah lembaga misionaris yang berkedudukan di Virginia, AS. "Tidak benar pemerintah Indonesia memberikan izin mengenai langkah ini," ujarnya kepada wartawan pada jumpa pers di Departemen Luar Negeri, Jumat (14/1).
Ia mengungkapkan posisi pemerintah Indonesia sudah sangat jelas, yaitu melarang anak Aceh yatim piatu keluar dari provinsi tersebut. "Kita didukung oleh dunia internasional termasuk UNICEF yang melarang adanya trafficking atau perdagangan anak," katanya.
Perwakilan Indonesia di Washington (KBRI) sudah meminta kepada World Help untuk mencabut pernyataan mereka, yang mengklaim pemerintah Indonesia sudah memberikan izin. "Namun, berdasarkan berita terbaru mereka sudah membatalkan rencana tersebut sekaligus mengklarifikasi bahwa posisi 300 anak tersebut belum ada di Jakarta," kata dia.
Evy Flamboyan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto bersama presiden Amerika Serikat Bill Clinton dalam suatu acara, 1993. [Setneg; 18D/215/1993; 20020522].](/hg/photostock/2005/01/07/s_18D21510_high_thumb.jpg) |
![Presiden Soeharto bersama presiden Amerika Serikat Bill Clinton dalam suatu acara, 1993. [Setneg; 18D/215/1993; 20020522].](/hg/photostock/2005/01/07/s_18D21511_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto bersama Bill Clinton
|
|
| Presiden Soeharto bersama Bill Clinton
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|