Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Penyebab Helikopter Jatuh Masih Diselidiki
Senin, 10 Januari 2005 | 11:38 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Penyebab jatuhnya helikopter Seahawk milik Amerika Serikat yang jatuh di persawahan dekat Bandara Iskandar Muda masih diselidiki.Menurut Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab, heli yang jatuh sekitar pukul 07.00 WIB itu belum bisa dipastikan ada kaitannya dengan aksi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) atau tidak.

Menurut dia, pihaknya belum memperoleh penjelasan dari institusi militer Indonesia sehubungan kasus jatuhnya pesawat. Begitu pula keterlibatan GAM dalam peristiwa di daerah Blang Bintang tersebut. "Mungkin saja terjadi (GAM terlibat)," kata Alwi dalam jumpa pers di Banda Aceh, Senin (10/1) pagi.

Seahawk yang jatuh di luar bandara sekitar 500 meter itu rusak cukup parah. Penumpang maupun awak heli yang berjumlah 10 orang luka-luka. Heli perang untuk misi kemanusiaan ini bagian dari perangkat kapal induk Abraham Lincoln yang berlabuh di Selat Malaka.

Alwi berharap, peristiwa jatuhnya pesawat disebabkan adanya kesalahan teknis, bukan faktor aktivitas GAM. Keterlibatan GAM dalam kasus ini masih sebatas rumor. Alwi meminta media massa tidak terlalu menanggapi isu keterlibatan kelompok separatis tersebut.

Alwi menambahkan, beredarnya berita anggota TNI menembak warga, sudah ditangani pihak berwenang. Menurut dia, anggota tentara yang melepaskan tembakan dan mengakibatkan seorang warga meninggal itu sudah diamankan Komando Militer Angkatan Darat Iskandar Muda. Dia mendapat pemberitahuan dari Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen Endang Suwarya, tembakan itu diepaskan seorang prajurit yang stres. "Saat ini prajutrit tersebut sudah diamankan," paparnya.

Sunariyah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Beberapa pemuda Aceh, yang diduga anggota GAM  tertangkap oleh tentara/prajurit TNI, di Lhokseumawe, 1999. [TEMPO/ Setiyardi; 33D/260/1999; 20020729] Tentara Nasional Indonesia (TNI) memukul peralatan seadanya memeriahkan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1423 H, saat berjaga-jaga  di Pos Darurat TNI, Cot Trieng, Lhokseumawe, Aceh Utara, Kamis, 5 Desember 2002. [TEMPO/ Bernard Chanaigo; Digital Image; 20030123] .
Anggota GAM
TNI di Cot Trieng Aceh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pengungsi Aceh Kesulitan Genangan Air
Perusahaan Amerika Sumbang US$ 180 Juta untuk Korban Tsunami di Asia
Sidang Paripurana Diawali dengan Mengheningkan Cipta
Helikopter Seahawk Jatuh di Aceh
Pasukan Asing di Bawah Koordinasi Panglima TNI
Presiden Minta Sampah Segera Dibersihkan
Hari Pertama Tsunami, Basarnas Medan Tiba di Aceh
Tsunami, 17 Desember?
Pemerintah Indonesia Buka Kemungkinan Pembicaraan Damai dengan GAM
PBB Prioritaskan Sanitasi Bagi Pengungsi
> selengkapnya...


Referensi

Operasi Militer di Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Niat Bantu Berbuah Isu
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Gerakan Aceh Merdeka
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data