Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pramuka Akan Gelar Kemah Bhakti di Aceh
Jum'at, 07 Januari 2005 | 17:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dalam rangka recovery Aceh akibat gempa dan tsunami, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka akan menggelar program Kemah Bhakti Wirakarya. ?Saat ini kami sedang mengkaji dan mendesain bentuk kegiatan tersebut," ujar Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Parni Hadi, di Gedung Kwarnas Gerakan Pramuka, Gambir, Jumat (7/1).

Menurut Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Latihan Kepramukaan, Endy Atmasulistya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan sekitar satu hingga tiga bulan. Kwarnas akan mengerahkan sekitar 500 hingga 3.000 peserta, dari cabang pramuka seluruh Indonesia. Acara Kemah Bhakti ini juga akan menerima peserta dari kalangan umum seperti kepemudaan dan pramuka luar negeri. Untuk anggota pramuka akan diikuti oleh Saka (Satuan Karya Pramuka) dari berbagai bidang seperti bidang pertanian, kehutanan, kesehatan, angkasa, bhayangkara dan keluarga berencana.

Untuk menjadi peserta Kemah Bhakti, Kwarnas menetapkan peserta berumur di atas 16 tahun, dan memiliki keahlian dan kesehatan jasmani. Pelaksanaan diperkirakan akan berlangsung pada Mei mendatang.

Menurut Parni Hadi, sejak peristiwa gempa dan tsunami terjadi, gerakan pramuka telah mengirimkan sedikitnya 200 anggotanya. Mereka telah bergabung dengan tenaga suka rela yang ada di lokasi bencana. Kualifikasi peserta pramuka yang diterjunkan, rata-rata memiliki kemampuan SAR (search and rescue). Selain berperan membantu pengungsi, juga turut mengevakuasi mayat korban bencana.

Menurut dia, pihak Kwarnas memang membatasi jumlah peserta yang berangkat ke Aceh. Dan harus memiliki kualifikasi tertentu, mengingat kondisi Medan disana yang berat. ?Jangan sampai kami mengirim orang, ternyata malah menjadi beban,? kata Parni, mantan Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia.

Untuk saat ini, pramuka juga memiliki program kegiatan yang terarah membantu penanganan bencana di Aceh. Tiga kegiatan yang difokuskan pramuka adalah, melakukan inventarisasi dengan mendata jumlah pengungsi dan jumlah korban yang meninggal. "Sebab sejauh ini data korban yang meninggal maupun yang mengungsi tidak jelas," ujarnya.

Program kedua, berupa relokasi pengungsi. Pramuka sedang berupaya melakukan pengelompokan pengungsi menurut asal mereka tinggal. Sebab sebelumnya pengungsi tidak teratur. Pengungsi dari desa tertentu bergabung dengan desa lainnya. Sedang program ketiga, kegiatan pendampingan dengan memberikan pendidikan dan menghibur para pengungsi. Sebab, kondisi trauma yang mereka alami sangat membuat mental mereka turun, sehingga perlu dihibur. ?Dengan mengajak mereka bermain, dapat menghibur mereka yang menderita trauma,? kata Parni.

Mengenai bantuan, kata dia, pramuka telah mengirimkan sekitar lima sampai enam truk bantuan berbagai jenis, seperti pangan dan obat-obatan. Sementara bantuan uang diberikan senilai Rp 100 juta.

Ramidi?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912]. Aliran lumpur lahar setelah letusan gunung Pinatubo di Porac, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dephub Sudah Berangkatkan 12 Kapal ke Aceh
Hongaria Bantu Indonesia Rehabilitisasi Aceh di Sektor Industri
AWG Desak Presiden Keluarkan Kebijakan Baru di Aceh
Pengungsi Meulaboh Mulai Resah soal Adopsi Anak.
Wabah Penyakit Ancam Aceh
Kofi Annan Kunjungi Aceh
Keringanan Mengangsur Kredit untuk PNS Aceh
Presiden akan Kunjungi Kolinlamil
Jalur Penyeberangan Banda Aceh-Sabang Dibuka
Evakuasi Mayat Fokus di Gang dan Gedung
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data