Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PLTD Meulaboh Mulai Dihidupkan
Senin, 03 Januari 2005 | 16:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Meskipun hampir sebagian besar bangunan di Meulaboh telah hancur namun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Meulaboh tidak rusak dan mulai dihidupkan kembali. "Semalam mesin yang dihidupkan adalah PLTD Meulaboh,"kata Direktur Transmisi dan Distribusi PT PLN, Herman Darnel Ibrahim, Senin (3/1).

Beban yang dipakai untuk PLTD Meulaboh, menurut Herman, telah satu Megawatt terpakai. "Tapi saya belum tahu beban tersebut digunakan untuk apa? Karena katanya bangunan disana rusak,"ujar Herman.

Menurutnya untuk Meulaboh saat ini memang kondisi kelistrikannya paling parah dibanding daerah lain. Bangunan infrastruktur PLN juga mengalami kerusakan sehingga untuk perbaikannya harus dimulai dengan pembangunan yang berbarengan dengan pembangunan gedung lainnya. "Kini PLN terus menambah tim tambahan untuk melakukan perbaikan,"kata Herman.

Mengenai kondisi kelistrikan di Aceh, menurut Herman, sudah semakin membaik. Semua jaringan yang tidak rusak telah berusaha dinormalkan. "Tapi seberapa normal saya belum tahu persis,"ujar Herman.

Herman menyatakan untuk Banda Aceh sebelum terjadi tsunami normal beban puncak mencapai 4o Megawatt sedangkan untuk saat ini sudah 25 Megawatt. Dari 35 saluran primer distribusi di Banda Aceh tinggal 21 yang telah beroperasi.

Selain Banda Aceh, daerah lain yang parah hanya Meulaboh. "Semua daerah lain baik semua,"kata Herman. Untuk Langsa sudah 100 persen menyala, Lhokseumawe sudah hampir 95 persen menyala, Subus Salam normal.

Sedangkan di Bireun sudah 95 persen juga, beban sebelumnya 18 Megawatt sekarang 17 megawatt. Di Sigli 95 persen dalam keadaan normal 8 Megawat sekarang sudah 7 megawatt. Sabang tidak mengalami kerusakan karena wilayahnya berbukit-bukit.

Muhamad Fasabeni


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kabel dan tiang listrik tegangan tinggi PLN  [TEMPO/ Gatot Sri Widodo].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001224-133, 20030209-112 Gedung PLN di Kebayoran, Jakarta, 6 September 2000. [ TEMPO/ M Safir Makki; 33D/223/2002; 20020508 ].
Tiang Listrik Tegangan Tinggi
Gedung PLN Kebayoran
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sebagian Penerangan Jalan Kota Tangerang Padam di Tahun 2004
Kerugian PLN Akibat Tsunami Capai Rp 500 Miliar
22 Ahli dan Spare Parts Listrik Dari Bekasi untuk Aceh
Dirut PLN : Meulaboh dan Banda Aceh Paling Parah
MasihTerjadi Gangguan Pasokan Listrik Pasca Gempa
26 Tower PLTU Asam-asam Dicuri Lagi
Pemerintah Siapkan RUU Ketenagalistrikan Baru
Padam Listrik Mendadak, PLN Perlu Jelaskan pada Masyarakat
Padamnya Listrik di Kalsel, Sebabkan Kebakaran
Kabel Rusak, Listrik di Bekasi dan Bogor Padam
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Keppres RI No. 166 Tahun 1999 Tentang Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT. ( Persero ) Perusahaan listrik Negara
UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data