Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

22 Ahli dan Spare Parts Listrik Dari Bekasi untuk Aceh
Kamis, 30 Desember 2004 | 04:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat pada Rabu (29/12) malam pukul 23.00 WIB menerbangkan 22 orang ahli teknisi dan logistik berupa spare part jaringan listrik dari Bekasi ke Serambi Mekah, Aceh. Pengiriman ahli teknisi untuk mengatasi krisis listrik akibat musibah trunami dan gempa.

Pengiriman pakar teknisi jaringan listrik itu, menurut General Manager PLN Distribusi Jawa Barat, Murtaki Samsudin, sebagai salah satu upaya membantu pemulihan jaringan listrik yang telah porak poranda akibat ditiup tsunami. "Di sana, jaringan listrik putus karena tiang roboh, kawat putus,"kata Samsudin.

Menurut Samsudin, setelah dihantam angin besar, hampir seluruh aliran listrik yang melayani lokasi-lokasi penting seperti rumah sakit, kantor pemerintahan, terganggu. Karena itu, prioritas tim ahli yang dikirim itu, prioritasnya diterjunkan untuk menangan jaringan menuju rumah sakit dan kantor pemerintahan.

Pengiriman ahli teknisi dan logistik juga pakaian-pakaian bekas dan makanan itu dilakukan secara bertahap oleh PLN. Rencananya, area pelayanan PLN se-Jawa-Bali juga akan melakukan hal yang sama. \"Kami mengharapkan unit-unit lain secara bergelombang memberkan sumbangan,"kata Samsudin.

Tak ada target waktu untuk membantu pemulihan pasokan aliran setrum di Aceh pasca badai Tsunami. "Untuk tim kami, paling cepat dua minggu, tapi itu semua tergantung situasi di sana. Lokasinya juga bisa dimana saja, kami melihat dimana kami dibutuhkan,"ujar Samsudin.

Menurut Manajer Niaga PLN Distribusi Bekasi, Budiono, prinsipnya pengiriman tenaga itu untuk ikut andil percepatan pemulihan jaringan. Logistik Spare part yang dikirimkan itu untuk mengganti komponen-komponen yang mengalami kerusakan. "Mudah-mudahan aksi ini segera disusul unit distribusi lain,"katanya.

Siswanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134
Maumere Setelah Badai Tsunami

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BI Imbau Bank Beri Bantuan Aceh
Cerita Koresponden Tempo Mencari Keluarganya
Jemput Bola Bantuan Ala Bupati Bireun
Jumlah Korban Tewas Hingga Rabu Mencapai 24.185 Jiwa
Bush Umumkan Koalisi Bantuan Bencana Tsunami
Tsunami Tidak Akan Timpa Selatan Jawa
Lebih Dari 500 Prajurit TNI Tewas
Alwi Shihab : Bandara Medan dan Banda Aceh Harus Operasi 24 Jam
Bantuan Logistik Gempa Aceh Menumpuk di Medan
Pemerintah Tetap Berlakukan Darurat Sipil di Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Inikah Gempa Itu?
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data