Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

DPR Himbau Pemerintah Lebih Fleksibel Soal Darurat Sipil Aceh
Rabu, 29 Desember 2004 | 18:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Situasi Darurat Sipil di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dinilai telah mengakibatkan terhambatnya bantuan berupa pakaian, obat-obatan dan bahan makanan baik dari dalam maupun luar negeri, bagi korban bencana gempa dan gelombang tsunami ke daerah itu.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Zaenal Ma'arif menghimbau pemerintah lebih fleksibel menerapkan Darurat Sipil. "Sudahlah, Darurat Sipil kita sudahi dulu," katanya usai rapat konsultasi pimpinan DPR dengan para pimpinan fraksi dan komisi di DPR, Rabu sore (29/12).

Selain bantuan berupa barang, Zaenal melaporkan, Darurat Sipil juga menghambat masuknya tim penyelamat dari Jepang ke Aceh. Zaenal beserta seluruh pimpinan fraksi dan komisi berharap pemerintah tidak segan-segan meminta bantuan dunia internasional.

Wakil Ketua Komisi I DPR Sidarto yang juga hadir pada acara itu menyatakan hal senada dengan Zaenal. "Bencana ini mungkin merupakan bencana dengan korbang paling banyak di dunia. Jadi kita tidak usah malu-malu meminta bantuan dunia internasional," katanya.

Anggota komisi VII Agusman Effendi yang ditemui bersama Sidarto, secara khusus menjelaskan bahwa darurat sipil menyebabkan terhambatnya distribusi BBM. Sampai saat ini, menurutnya, hanya 220 kilo liter yang mampu dipenuhi. "Padahal kebutuhan mencapai lebih dari 400 kilo liter," ujarnya.

Terhambatnya distribusi BBM disebabkan rusaknya dermaga-dermaga yang terdapat di daerah bencana. Distribusi minyak akhirnya dilakukan lewat jalan darat melalui Sumatera Utara.

Agusman memberitahu kepada Dewan bahwa Singapura memiliki dermaga darurat yang bisa digunakan sebagai tempat berlabuh kapal tanker dan tongkang pengangkut BBM. "Satu-satunya cara memasok BBM adalah lewat laut, jadi pemerintah diharap tidak segan dan ragu meminjamnya," katanya.

Suliyanti

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134
Maumere Setelah Badai Tsunami

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Keluarkan Tata Cara Penanggulangan Bencana
1.000 Pasukan TNI AL Akan Diturunkan ke Meulaboh
Anggaran Rp 1,35 Triliun untuk Aceh
Pemerintah Taksir Kerusakan Insfrastruktur di Aceh Capai Rp 10 Triliun
Ratusan Anggota Brimob dan Korem Bogor Belum Diketahui Nasibnya
Bandara Polonia, Penuh, Pesawat dari Soekarno-Hatta Ditunda
Kontras Kirim Relawan ke Aceh
Spontanitas Pekerja Angkasapura II Dirikan Posko Bantuan
Gudang Garam Kirim Seribu Ton Beras Ke Aceh
Australia Sumbang Korban Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Inikah Gempa Itu?
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku

Website

Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data