Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menpora Kirim 200 Relawan ke Aceh
Rabu, 29 Desember 2004 | 13:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pemuda dan Olah Raga, Adhyaksa Dault, sampai saat ini sudah mengirim 200 orang relawan ke NAD. Mereka akan bertugas mengurus jenasah dan memakamkannya.

Adhyaksa yang ditemui di Bandara Halim Perdana Kusuma hari ini, Rabu (29/12) mengatakan, mereka yang berangkat itu terdiri dari para pemuda dari sejumlah organisasi pemuda, LSM-LSM dan pemuda dari Partai Keadilan Sejahtera. Sebagian besar mereka berangkat dari Medan. Hari ini sudah tercatat 75 relawan siap berangkat, tetapi Menpora hanya bisa memberangkatkan 35 orang dengan Pesawat Foker 28.

Lebih jauh ia menjelaskan, Menpora sudah mencatat 300 orang yang siap menjadi relawan kemanusiaan bencana gempa tsunami di Aceh. Tetapi, kendalanya Menpora belum memliki fasilitas dan biaya pemberangkatan. "Dana pengiriman masih dari bantuan-bantuan perorangan atau lembaga," ujarnya sambil menyayangkan belum adanya anggaran dari instansi pemerintah. Kantor Menpora sendiri, lanjutnya, tidak memiliki dana untuk pembiayaan pemberangkatan relawan itu.

Karena itu, Menpora menghimbau agar setiap relawan yang akan berangkat membekali dirinya dengan makanan, minuman, pakaian dan masker. Sejauh ini, Menpora hanya memfasilitasi pemberangkatan para relawan itu.

Selanjutnya mereka akan disebarkan oleh Tim Lima Menpora yang ada di Banda Aceh. Secara teknis, penempatan dan fungsi relawan itu menjadi tanggung jawab Departemen Sosial. Menpora juga belum mengetahui apakah para relawan itu akan ditempatkan ke Meulaboh.

Menpora mengakui belum melakukan kontak kerja sama dengan lembaga penerbangan pemerintah maupun swasta seperti Merpati, Pelita Air untuk menerbangkan para relawan. "Saat ini kita masih kesulitan memberangkatkan para relawan itu," tandasnya.

Sunariah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134
Maumere Setelah Badai Tsunami

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ketua DPR: APBN 2005 Diprioritaskan Untuk Aceh
Meneg PP Akan Bentuk Trauma Center di Aceh
Lima Anggota Korem Wirasakti Kupang Tewas di Aceh
DPR Sumbang Bencana Aceh Rp 1,5 Miliar
Hari Ini Telkom Pasang Fasilitas Telepon Darurat di Aceh
Bantuan Terhambat TNI AU Buka Posko di Pakanbaru
AU Belum Cek Pulau-Pulau di Barat Sumatera
10 Pesawat Asing Kirim Bantuan Ke Aceh
Korban Mencapai 63.000 Jiwa
Deruman Iring-Iringan Truk Polisi Dikira Serangan Gelombang Laut
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
Situs INFORM


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data