|
Nasional
AU Belum Cek Pulau-Pulau di Barat Sumatera
Rabu, 29 Desember 2004 | 11:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: TNI Angkatan Udara belum bisa memastikan kondisi pulau-pulau kecil di sepanjang pantai barat Sumatera yang berhadapan dengan Samudera Hindia.
Menurut Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Chappy Hakim kepada wartawan, Rabu (29/12) di Bandara Udara Halim Perdana kusuma, Jakarta, pihaknya belum memantau karena masih terfokus pada pengiriman bantuan.
Panglima Komando Operasi TNI AU I, Marsekal Muda TNI Selamat Prihatno mengungkapkan, lapangan udara TNI AU yang ada di Banda Aceh dan Medan dijadikan tempat pengungsian sementara korban bencana gempa tsunami. Sampai saat ini di Lanut Banda Aceh sudah tertampung lebih dari 3.000 pengungsi. Sedangkan di Sabang 1.000 pengungsi, di Lhokseumawe mencapai 2.000 pengungsi.
Menurutnya, Angkatan Udara kesulitan bahan bakar untuk pendistribusian bantuan ke daerah-daerah di luar Aceh. TNI AU juga berencana akan memindahkan parkir pesawat ke lapangan udara Pekanbaru karena lapangan udara di Medan sudah penuh.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama Sagom Tambuen mengatakan, sampai saat ini TNI AU sudah mengangkut 72.941 kilogram bahan bantuan, yang terdiri dari makanan, pakaian, obat-obatan, kain kafan dan lain-lain. Untuk Meulaboh sendiri, Angkatan Udara menyalurkan bahan bantuan melalui udara (diturunkan melalui helikopter).
Sunariah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Maumere Setelah Badai Tsunami
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|