|
Nasional
Korban Gelombang Tsunami di Sri Lanka 1.000 Orang
Minggu, 26 Desember 2004 | 18:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Lalith Weeratunga mengatakan, setidaknya 1.000 orang tewas dan sebagian lagi hilang di Sri Lanka akibat gelombang tsunami yang melanda di negara ini.
Menurut Weeratunga, jumlah korban yang dilaporkan polisi mencapai sejumlah itu. “Minimum yang meninggal 1.000 orang,” katanya.
Sri Lanka tampaknya merupakan daerah yang terkena paling parah. Pusat bencana Nasional menyebutkan, sebanyak 1.000 orang ditemukan tewas. Juru bicara kemiliteran Brigadier Daya Ratnayake mengatakan, pihak militer telah dikerahkan untuk mencari para korban dan mencari apakah masih ada warga yang selamat.
Sementara itu, pejabat di Trincomalee mengatakan, pemerintah sampai saat ini belum mengetahui gambaran penuh tentang jumlah korban maupun tempat-tempat dilanda bencana. Namun, dari tempat ini diperkirakan 3.000 orang diperkirakan tersapu gelombang dan enam desa hancur.
Selain Sri Lanka, kawasan lainnya yang terkena gelombang tsunami setinggi 10 meter adalah Phuket, Thailand, tempat favorit turis manca negara. Juga India dan pantai-pantai yang ada di kawasan Aceh dan Sumatera.
Korban tewas di Thailand, sampai berita ini diturunkan, mencapai 650 orang. Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra mengatakan, ini tidak pernah terjadi sepanjang sejarah di negara ini.
Lebih dari 100 orang turis tengah berlibur di pulau-pulau sebelah selatan Thailand, 70 orang diantaranya berada di gua Emeral, salah satu tempat wisata favorit di negara itu.
“Kami tidak tahu apakah mereka masih hidup atau sudah meninggal,” kata seorang pejabat setempat.
Sementara itu, di pantai-pantai sebelah selatan di India, 74 orang tewas dan banyak yang mengalami luka-luka akibat gelombang tsunami. Menurut pejabat setempat, 400 orang nelayan hilang di India bagian selatan. Sedangkan ratusan orang lagi diperkirakan tewas di distrik Prakasam, sebelah selatan Andhra Pradesh dan distrik Machalipatnam.
Gelombang tsunami terburuk sepanjang sejarah dunia selama beberapa tahun terakhir terjadi pada 17 juli 1998, ketika tiga gelombang tsunami menerjang pantai di barat laut Papua New Guinea dan menewaskan 2.500 orang.
Gempa bumi yang terjadi di dunia:
- 26 Desember 2003 : gempa 6,5 skala Richter di Bam, Iran. Lebih dari 41 ribu orang tewas.
- 21 Mei 2003 : gempa 6,8 di Algeria, sekitar 2.300 orang tewas.
- 25 Maret 2002 : gempa 5,8 di Afganistan, korban tewas 1.000 orang.
- 26 Januari 2001, gempa 7,9 di India, setidaknya 2.500 orang meninggal dan bahkan ada yang memperkirakan sampai 13 ribu orang.
Korban tewas terbanyak ketika terjadi gempa dengan kekuatan 7,8-8,2 skala Richter di Tangshan, Cina pada 28 Juli 1976 dan korban tewas mencapai 240 ribu orang. Selain itu, gempa berkekuatan 8,3 di Yokohama, Tokyo, Jepang dengan jumlah korban meninggal 140 ribu orang.
Reuters/Grace
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Maumere Setelah Badai Tsunami
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|