Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Penyakit Abdullah Puteh Tidak Parah
Rabu, 22 Desember 2004 | 12:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kusmin, Kepala Rumah Tahanan Salemba, mengatakan penyakit yang diderita Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Abdullah Puteh tidak terlalu parah. Tahanan kasus korupsi pembelian pesawat helikopter sebesar Rp 12.5 miliar tersebut, belakangan sesak napasnya sering kambuh. Semalam dia dilarikan ke RS MH Thamrin Salemba, Jakarta Pusat.

Itu sebabnya, pemeriksaan ke RS MH Thamrin Salemba pada tengah malam tadi, berlangsung singkat dan tidak sampai menginap. “Semalam merupakan upaya pertolongan pertama,” kata Kusmin yang dihubungi Tempo melalui telepon, Rabu (22/12) siang ini.

Pilihan membawa Puteh ke RS MH Thamrin, menurut dia, karena letaknya yang paling dekat dengan Rumah Tahanan Salemba. Hasil pemeriksaan dokter, katanya, perawatan Abdullah Puteh cukup dengan rawat jalan.

“Selanjutnya, selama rawat jalan Abdullah Puteh diupayakan tidak keluar tahanan. Saya tengah mengusahakan dokter dan alat-alat medis yang dibawa masuk ke dalam tahanan,” papar Kusmin.

Kusmin baru mengetahui sesak napas Puteh kambuh sekitar pukul 23.00 WIB. Karena Puteh terus mengeluh, ia lantas minta bantuan petugas kepolisian yang berjaga di pos depan tahanan ikut mengawal Puteh ke rumah sakit. “Harapan saya dari awal jangan sampai (Abdullah Puteh) menjalani rawat inap,” katanya.

Sementara itu, Bob Jeoffery Pyrba, dokter jaga Unit Gawat Darurat RS MH Thamrin Salemba yang menangani Puteh, menegaskan kondisi tersangka kasus korupsi itu tidak mengkhawatirkan. Malam itu datang dikawal oleh tiga orang polisi. Sewaktu masuk rumah sakit, Puteh bisa berjalan kaki. Tidak ditandu dan juga tidak pucat atau pun tampak stres. “Kami hanya memberi sejumlah obat dan rekomenasi kepada dokter jaga tahanan Salemba,” katanya sambil menambahkan, “Sakitnya tidak terlalu serius”.

Elik Susanto,Ramidi-Tempo News Room<.B>

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Pendukung calon presiden (capres) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dan calon wakil presiden (cawapres) Siswono Yudohusodo memegang striker capres dukungannya di Jakarta, 2 Juni 2004. [TEMPO/ Tommy Satria; K21A/302/2004; 20040622].
Striker Amien Rais

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Puteh Diadili Senin Depan di Kuningan
Abdullah Puteh Semalam Masuk Rumah Sakit
Pengadilan Puteh, Akhir Desember
Berkas Puteh Telah Dilimpahkan ke Pengadian Tipikor
Mantan Pimpinan DPRD NAD Jadi Tersangka Korupsi
Puluhan Pemuda Aceh Desak Pembebasan Puteh
KPK akan Bertemu Ketua PN Pusat Bicarakan Puteh
Mendagri: Abdullah Puteh Masih Gubernur NAD
Pelimpahan Berkas Puteh ke Pengadilan Paling Lambat 21 Desember
Depdagri Benarkan Penyimpangan Dalam Kasus Korupsi Jenset
> selengkapnya...


Referensi

Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data