Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Perempuan Hizbut Thahrir Demo Keluhkan Tayangan Porno dan Kekerasan
Rabu, 22 Desember 2004 | 12:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menyambut Hari Ibu yang jatuh pada hari Rabu (22/12) ini, ratusan ibu dan remaja putri Jabotabek mengadakan demonstrasi damai di depan gedung DPR Jakarta. Mereka tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia, Majelis Taklim, dan beberapa organisasi lainnya.

Mereka yang datang dengan dua bus dan beberapa mobil pribadi mengadakan orasi di atas panggung sederhana. Mereka menyerukan agar pemerintah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas ibu sehingga mampu menjalani perannya sebagai pendidik generasi yang berkualitas.

Aksi ini. menurut Ummu Khoir, yang memimpin delegasi itu, juga diadakan serentak di 13 kota besar Indonesia. “Hari ini aksi juga diadakan di 13 kota seperti Lampung, Serang, Bandung, Solo, Jember, Kendari, dan Makassar,”katanya.

Ummu dan belasan perwakilan akhirnya diterima oleh wakil ketua DPR, Zainal Maarif. Dalam pertemuan itu, Ummu menyampaikan harapannya agar pemeirntah segera menghentikan tayangan yang mengumbar pornografi, pornoaksi, pergaulan bebas, mistis, dan kekerasan. “Ini sangat penting demi terciptanya pendidikan berkualitas bagi lahirnya generasi yang juga berkualitas,”katanya.

Juliana, anggota Hizbut Tahrir Indonesia mempertanyakan nasib undang-undang pornografi dan pornoaksi yang sampai saat ini belum disahkan. Zainal Maarif menjawab bahwa draft undang-undang tersebut masih berada di pemerintah. “Kami masih menunggu pemerintah mengembalikannya untuk segera kami rumuskan sebagai RUU,” kata Zainal.

Zainal menyatakan akan menampung seluruh keluh kesah dan harapan para ibu. Tapi karena DPR masih reses, dia berjanji akan membahasnya bersama anggota DPR lainnya setelah reses selesai.

Suliyanti


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Titi Qadarsih memegang poster Protes Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerukan kepada pihak pemerintah RI dan GAM agar berdamai dan menyelesaikan konflik di Aceh tanpa perang yang mengakibatkan banyak jatuh korban bagi warga sipil,  dengan melakukan aksi do'a bersama untuk kedamaian Aceh dan spanduk
Titi Qadarsih
Protes Peduli Aceh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Demo Tolak Kenaikan BBM dan Tangkap Koruptor di Banten Meluas
Aliansi Buruh Demo ke Istana Tuntut Upah Wajar dan Tolak BBM Naik
Kenaikan BBM Picu Demo, Mahasiswa Makassar Sandera Mobil Tangki
Buruh Banten Demo ke Kantor Gubernur Tuntut Kenaikan Upah
Ribuan Buruh di Batam Demo Tuntut Kenaikan Upah Minimum
Persneling Satu Para Wakil Rakyat
KSAL : Saya Masih Perwira Aktif, Belum Pensiun
Korban Bus Rombongan DPR RI Dimakamkan
Kecelakaan Bus di Yogya, Satu Anggota DPR Tewas Lagi
Ketua DPR Prihatin Lembaganya Masuk Survei Terkorup
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD

Website

Sekretariat Jenderal DPR RI
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data