Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Konsulat RI di Timor Leste Tidak Responsif
Selasa, 21 Desember 2004 | 18:20 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyayangkan sikap Konsulat Jenderal RI di Timor Leste terhadap pendeportasian warga RI dari negara tersebut. ?Kenapa Konsulat Jenderal kita atau Keduataan kita di sana itu tidak responsif terhadap masalah ini,? kata Amidhan, Ketua Sub Komisi Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (Ekosob) Komnas HAM di Bandung, Selasa (21/12).

Deportasi 258 warga negara Indonesia yang menetap di kawasan kompleks Masjid An Nuur Kampung Alor, Dili, Timor-Leste dilakukan oleh otoritas imigrasi negara tersebut. Polisi Timor Leste menggelandang penduduk yang tidak meninggalkan negara itu ketika terjadi kerusuhan pascajajak pendapat ke kantor imigrasi di kawasan Kaikoli, Dili akhir bulan lalu.

Terhadap kasus tersebut, menurut Amidhan, Komnas HAM tidak bisa menangani karena kasusnya sendiri sedang ditangani oleh instansi lain. ?Selama ada instansi yang berwenang menangani, Komnas HAM tidak boleh menangani persoalan,? katanya.

Kasus tersebut, menurut Amidhan bermula dari keinginan pemerintahan Timor Leste mendesak WNI melakukan naturalisasi menjadi warga negara setempat. Ada beberapa masalah, menurut Amidhan, dalam kasus pendeportasian tersebut. Pertama masalah keimigrasian, kedua masalah hubungan WNI yang dideportasi tersebut dengan umat muslim yang tinggal di Timor Leste. ?Yang menjadi masalah kenapa mereka dideportasi, mustinya jangan dideportasi dulu sebelum persoalan tuntas, sebelum Konsulat Jenderal kita merespon dengan sebaik-baiknya,? katanya.

Ahmad Fikri?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Komnas HAM, Abdul Hakim Garuda Nusantara (kanan) ketika menemui Menteri Negara Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) membahas masalah penemuan-penemuan Komnas yang selalu bertentangan dengan pemerintah ataupun TNI di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 24 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K16A/293/2003; 20030728]. Ketua Komnas HAM, Abdul Hakim Garuda Nusantara (kanan) didampingi staf ahli Menteri Negara Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam), Sudi Silalahi (kiri) memberi keterangan kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Menko Polkam, Susilo Bambang Yudhoyono membahas masalah penemuan-penemuan Komnas yang selalu bertentangan dengan pemerintah ataupun TNI di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 24 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K16A/293/2003; 20030728].
Abdul Hakim Garuda Nusantara dan Susilo Bambang Yudhoyono
Abdul Hakim Garuda Nusantara dan Sudi Silalahi
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pembentukan Komisi Kebenaran Dilaporkan Ke Sekjen PBB
Presiden Harus Buat Inpres Soal HAM
Sumarsih Mendapatkan Yap Thiam Hien Award 2004
Keluarga Korban Penculikan Mengadu Ke Komnas HAM
Komnas HAM Dituntut Ungkap Pembunuhan Munir
Billah: Pembunuhan Munir Wujud dari Kekerasan Negara
Mulya: Kematian Munir Mirip dengan Baharudin Lopa
Anggotanya Meningal di Tahanan, PRD Mengadu ke Komnas HAM
Keluarga Korban Penculikan Melapor ke Komnas HAM
Ketua Komnas HAM: Jaksa Harus Berjuang Keras untuk Kasasi
> selengkapnya...


Referensi

Komnas HAM tentang Kasus Tanjung Priok
Komnas HAM dalam Kasus Sampit
Komnas HAM dalam Tragedi Semanggi dan Trisakti
Kepres RI No. 77 Thn.2003 Tentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia
Kepres RI No. 42 Thn.2003 Tentang Honorarium Bagi Anggota Komisi Nasional HAM Dan Tunjangan Ketua Dan Wakil Ketua Komisi Nasional HAM
UU RI No. 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data