Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mantan Anggota JI Yakin Ba'asyir Adalah Amir
Selasa, 21 Desember 2004 | 17:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang mantan anggota Jamaah Islamiah (JI) Nasir Abbas, meyakini Abu Bakar Ba'asyir adalah Amir Jamaah Islamiah. Ia menyatakan hal itu di depan persidangan perkara Ba'asyir, Selasa (21/12), di Departemen Pertanian. Pengetahuannya tentang ke-Amir-an Ba'asyir, diakui Nasir diperoleh ketika berada di Moro, Filipina. Saat itu, dia dapat kabar dari Hambali, bahwa Abdullah Sungkar telah wafat, dan yang menggantikannya adalah Ba'asyir. "Sesama anggota JI, kita punya tradisi saling percaya," kata dia.

Nasir yang pernah mengikuti jihad selama enam tahun di Afganistan ini, mengaku pernah bertemu dengan Ba'asyir di sana. Saat itu, menurut Nasir, sekitar 1988, Ba'asyir ke Afganistan bersama Abdullah Sungkar.

Nasir yang mengaku pernah menjadi Ketua Mantiqi III ini, telah keluar dari JI sejak ia ditahan April 2003. "Dengan niat," jawab Nasir ketika ditanya bagaimana caranya ia keluar. Sewaktu menjadi anggota JI, Nasir mengaku dibai'at Ba'asyir.

Khairunnisa

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua (Amir) Majelis Mujahiddin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir di dalam mobil yang mengangkutnya dari Masjid Al-Ikhlas usai melakukan sholat Jumat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 03 Januari 2003. Sholat Jumat itu merupakan sholat pertama bagi Abu Bakar Ba'asyir setelah mendapat izin dari Kapolri. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20030209]. Terdakwa kasus makar, Amir Majelis Mujahidin Indonesia, KH Abu Bakar Ba?asyir (kiri) didampingi pengacaranya Mohamad Assegaf (tengah) dan Mahendradatta (kanan) saat mendengar kesaksian terdakwa kasus bom Makassar Suryadi Mas?un di Gedung Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Kemayoran, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K16A/324/2003; 20030729].
KH Abu Bakar Ba'asyir
KH Abu Bakar Ba'asyir dan pengacaranya
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dua Saksi Ba'asyir Bertentangan
Amerika Pahami Kejengkelan Indonesia Soal Travel Warning
Sidang Ba'asyir Berlangsung Tegang
Tiga Saksi Persidangan Ba'asyir Menolak Hadir
Pernyataan PM Thailand Dikecam Pemerintah dan Tokoh Muslim Indonesia
Saksi Kunci Jaksa Lemahkan Dakwaan
Sidang Ba’asyir, Saksi Mengaku Ada Tekanan
Indonesia Sayangkan Sikap Australia
Pelaku Pemboman Marriott Sangkal Keterlibatan Ba'asyir.
Saksi Simpulkan Ba'asyir Amir JI
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Badan Intelijen Negara
Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data