Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Amerika Pahami Kejengkelan Indonesia Soal Travel Warning
Selasa, 21 Desember 2004 | 15:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia B. Lynn Pascoe menegaskan bahwa peringatan untuk tak berkunjung ke suatu negara (travel warning) bagi warga Amerika adalah tanggung jawab pemerintah kepada warganya. Peringatan itu bukan hanya ditujukan kepada Indonesaia.

"Anda dapat melihat situs Departemen Luar Negeri kami, disana terdapat negara-negara yang mendapat seruan untuk tidak dikunjungi beserta alasan-alasannya," ujarnya kemarin di kantornya, Jakarta.

Dia bisa memahami kejengkelan Indonesia karena diberi peringatan itu. Sebab,"Sektor pariwisata mendapat akibat langsung dari peristiwa itu," ujarnya.

Menurut Pascoe, Amerika sudah berusaha melakukan pembicaraan dengan pemerintah Indonesia mengenaiinformasi yang mereka dapat dari polisi dan tentara soal terorisme.
"Pemerintah Indonesia sudah berusaha sangat baik untuk mengatasi masalah itu dengan membawa bukti-bukti yang mereka dapat ke pengadilan," ujarnya.

Namun menurutnya sampai saat ini Indonesia belum menemukan cara yang tepat untuk mengatasi masalah terorisme. "Masalah terorisme bukan masalah nasional, tetapi regional dan internasional yang harus diatasi bersama," ujarnya.

Evy Flamboyant

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terdakwa kasus bom Makassar, Suryadi Mas'un menjadi saksi dalam persidangan KH Abu Bakar Ba’asyir di Gedung Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Kemayoran, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K16A/322/2003; 20030729]. Terdakwa kasus bom Makassar, Suryadi Mas'un (pakai kaca mata) dikawal polisi berpakaian sipil menuju ruang persidangan ketika akan menjadi saksi dalam sidang KH Abu Bakar Ba’asyir di Gedung Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Kemayoran, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K16A/322/2003; 20030729].
Suryadi Mas'un
Suryadi Mas'un
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sidang Ba'asyir Berlangsung Tegang
Tiga Saksi Persidangan Ba'asyir Menolak Hadir
Pernyataan PM Thailand Dikecam Pemerintah dan Tokoh Muslim Indonesia
Saksi Kunci Jaksa Lemahkan Dakwaan
Sidang Ba’asyir, Saksi Mengaku Ada Tekanan
Indonesia Sayangkan Sikap Australia
Saksi Simpulkan Ba'asyir Amir JI
Saksi Sidang Ba'asyir Bingung
Ba'asyir Bantah Terlibat JI
Sidang Ba'asyir Ramai dengan Teriakan
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Badan Intelijen Negara
Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data