Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pemerintah Menyambut Baik Posisi Kalla di Golkar
Senin, 20 Desember 2004 | 19:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah menyambut baik terpilihnya Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Namun Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi membantah terpilihnya Kalla akan menguntungkan posisi pemerintah. ?Partai kan punya kebijakan, anggaran dasar dan aturan main sendiri. Kami serahkan kepada partai,? kata Sudi kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/12).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata Sudi, tidak memberikan komentar apapun atas terpilihnya Kalla. ?Biasa saja, beliau tidak berkomentar apa-apa,? jelasnya. Yang jelas, ujarnya, terpilihnya Kalla tidak akan mempengaruhi kinerja pemerintah. Dia justru berharap, pemerintah dan partai dapat bersinergi demi kepentingan negara. Soal rangkap jabatan Kalla sebagai Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Golkar, Sudi menjelaskan pemerintah telah mempunyai konsensus. ?Kami tidak akan mencampur aduk kegiatan pemerintah dengan partai politik,? katanya.

Ketua MPR Hidayat Nur Wahid berpendapat, dengan semakin kuatnya dukungan politik terhadap pasangan Yudhoyono-Kalla, seharusnya semakin membuka peluang bagi pemerintah merealisasikan janji-janji kampanyenya. ?Jangan malah terlena dan melupakan janji-janjinya dulu,? tegasnya.

Namun Hidayat menyesalkan rangkap jabatan di tangan Kalla yang dikhawatirkan akan mengulang apa yang dilakukan rezim Orde Baru. Meskipun diakui, hal itu sama sekali tidak diatur dalam perundangan. ?Jadi ini kembali pada hati nurani dan tanggung jawab. Beliau sudah tahu itu semua,? katanya. Dia mengingatkan Kalla, sebagai Wakil Presiden, Kalla dipilih rakyat dan tidak hanya didukung Golkar. ?Jadi jangan sampai hanya mengerucut sebagai Ketua Umum Golkar,? tambahnya.

Meskipun demikian, kata Hidayat, Partai Keadilan Sejahtera tidak akan mengubah sikapnya semula yaitu mendukung pemerintahan Presiden Yudhoyono. Namun dia menghimbau, seluruh wakil rakyat di DPR tetap menempatkan diri sebagai perwakilan rakyat yang tetap kritis kepada pemerintah. ?Kalau ternyata menyimpang ya dikritik saja, tapi jangan asal bunyi, asal beda,? katanya.

Sapto P?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Negera Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono menerima Tim Advokasi Peduli Beban Rakyat yang  menyampaikan ketidaksetujuannya atas kerja sama pemerintah dengan IMF yang terlalu banyak mencampuri urusan dalam negeri Indonesia sehubungan dengan somasi yang telah dilayangkan kepada IMF di kantor Menko Polkam, Jakarta, 30 Januari 2003. [TEMPO/ Purwanta BS; K12A/077/2003; 20030219]. Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono pada jumpa pers tentang hubungan diplomatik antara RI dan Swedia usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 3 Juni 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K15A/398/2003; 20030626].
Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bagi SBY, Kalla Ibarat Pedang Bermata Dua
Granat Berkarat Tergeletak di Taman Hotel Hilton
Jusuf Kalla Ubah Peta Politik
Kalla : Koalisi Kebangsaan Adalah Masa Lalu
Akbar Akui Kekuatan Tim Kalla
Akbar : Fahmi Harus Direhabilitasi Dulu Sebelum Jadi Pengurus Golkar
Fahmi Minta Tidak Hanya Dirinya Yang Direhabilitasi Status Keanggotaannya
Fahmi Idris Bantah Bentuk Formatur Bayangan
Kubu Agung Laksono Khawatirkan Gerakan Formatur Bayangan
Kalla Janji Partai Golkar Jadi Penyeimbang Pemerintah
> selengkapnya...


Referensi

Akbar Tandjung: Saya Kecewa Ditinggalkan Teman
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data