Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mulai Hari Ini, SPLP Gratis
Senin, 20 Desember 2004 | 15:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mulai hari ini, Tenaga Kerja Indonesia ilegal di Malaysia dibebaskan dari biaya pengurusan surat perjalanan laksana paspor (SPLP). Hal ini disampaikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Hamid Awaluddin, yang ditemui wartawan usai acara Wisuda Taruna Akademi Imigrasi Angkatan VI di Kampus Pusdiklat Departemen Hukum dan HAM, di Cinere, Senin (20/12).

"Mulai hari ini, 20 Desember sampai 31 Desember 2004, TKI kita yang dinyatakan ilegal oleh Malaysia, kita bebaskan dari pembayaran biaya SPLP," kata Menteri Hukum. Oleh karena itu, dia meminta agar TKI segera mendaftarkan diri ke perwakilan RI di Malaysia dan mengambil SPLP tersebut.
Sebelumnya, biaya pengurusan SPLP ini sebesar 40 ringgit Malaysia.

Menurut Menteri Hukum, kebijakan ini sebagai bentuk
perhatian negara kepada TKI yang bekerja di negeri
jiran tersebut. "Ini juga bentuk keseriusan pemerintah
Indonesia untuk meyakinkan pemerintah Malaysia kami menangani warga kita di Malaysia," kata Menteri
Hukum.

Direktur Jenderal Imigrasi Iman Santoso, yang ditemui
di tempat sama mengatakan, jumlah TKI yang membutuhkan pelayanan SPLP itu sekitar 400 ribu orang. Jumlah ini berdasarkan pada pernyataan resmi Pemerintah Malaysia yang mengatakan TKI ilegal kita di sana sekitar 600 ribu orang, sedangkan yang sudah mengurus SPLP 200 ribu orang.

Menurut dia, pemberian SPLP ini juga berhubungan
dengan kebijakan amnesti atau pengampunan yang
diberikan Malaysia sampai 31 Desember 2004. TKI yang
pergi sebelum tanggal itu, tidak akan diproses hukum
alias mendapat pengampunan.

Abdul Manan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pekerja Aceh, tenaga kerja Indonesia (TKI) di depan dangau mereka, Limau Manis, Kuala Lumpur, Malaysia, 29 Februari 1992. [TEMPO/ Nezar Patria; 34D/089/2004; 20040319]. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].
Pekerja Aceh di Kuala Lumpur
Anas Urbaningrum, Hidayat Nur Wahid dan Hamid Awaluddin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KBRI Kuala Lumpur Siapkan Kapal untuk Angkut TKI
Ribuan TKI Malaysia Tiba di Tanjung Perak
LSM Buruh Migran Peringati Hari Buruh Internasional
Ribuan TKI Ilegal Tiba di Tanjung Priok
Lebih dari 100 Ribu TKI Ilegal Telah Dipulangkan
Pemerintah Malaysia Beri Imbalan Bagi Penangkap TKI Ilegal
TKI Pria Asal Malang Meninggal di Arab
Pesawat Hercules Angkut 104 Pendatang Ilegal dari Malaysia
TNI AU Pulangkan 104 TKI dengan Hercules
Depnakertrans dan Polda Metro Jaya Gerebek Penampungan TKI Ilegal
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat
Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data