Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Megawati Segera Ambil Langkah Penting
Senin, 20 Desember 2004 | 12:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri segera mengambil langkah penting menyusul terancamnya keberadaan Koalisi Kebangsaan atas terpilihnya Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

"Kami harus melakukan langkah-langkah dengan cepat," kata Pramono Anung, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menirukan instruksi Megawati kepada partai tersebut di Jakarta, Senin (20/12).

Seperti diketahui, Jusuf Kalla yang saat ini menjabat i Wakil Presiden terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Dia menyatakan, Koalisi Kebangsaan bukan sesuatu yang permanen. "Koalisi itu tidak bersifat permanen. Itu dulu, sekarang berbeda lagi jamannya," katanya.

Sebelumnya Partai Golkar bersama PDI Perjuangan, Partai Bintang Reformasi dan Partai Damai Sejahtera bertujuan menjadi alat kontrol terhadap pemerintah. Peran Golkar pun menjadi tidak efektif setelah tampilnya Jusuf Kalla menguasai partai bergambar pohon beringin itu.

Pramono mengamini pernyataan Jusuf Kalla tersebut.
Dia menambahkan, sifat koalisi memang tergantung dari perkembangan politik yang terjadi. Meski demikian, Pramono melanjutkan, semangat untuk menjadi kekuatan chek and balances bagi pemerintah akan tetap dilanjutkan oleh PDI Perjuangan.

"Kami akan menjadi penyeimbang yang beradab yang sepenuhnya digunakan untuk kepentingan masyarakat". Diakuinya, Koalisi Kebangsaan bukan lagi sebuah isu yang utama.

Menurutnya, elemen-elemen di parlemen saat ini sudah sangat cair dan akan mudah terjadi pengelompokan-pengelompokkan baru. "Akan sangat gampang terjadinya regoruping atau pengelompokan baru," ujarnya. Kapan PDI Perjuangan akan mendekati kelompok itu, Pramono hanya mengatakan, segera.

Edy Can-Tempo News Room


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Nurlela Bertahan di SMP 56 dan Tak Akan Minta Maaf
Sanksi Nurlela Akan Ditinjau Asal Mau Meminta Maaf
Siswa SMP 56 Melawai Adakan Upacara Terakhir
Pemprov DKI Bantah Hambat Pembangunan Monorail
PD Pasar Jaya Siap Jelaskan Soal Rencana Pembongkaran Pasar Tanah Abang
Pelindo Buka Akses Makam Habib Hasan
FPI akan Ratakan Jalan Menuju Makam Keramat Tanjung Priok
Habib Hasan Kunjungi Makam Keramat Tanjung Priok
DPRD Cilegon Belum Tindak Lanjuti Kasus Warga vs Krakatau Steel
Ketua DPR: Koalisi Kebangsaan Tidak Diperlukan Lagi
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 34 Thn.2003 Tentang Kebijakan Nasional Di bidang Pertanahan
Kepres RI nomor 128 Tahun 2001 Tentang Tim Pengkajian Kelembagaan Pengelolaan Gelanggang Olahraga Bung Karno
Kepres RI nomor 129 Tahun 2001 Tentang Tim Pengkajian Pengelolaan Komplek Kemayoran
> selengkapnya...

Website

Sekretariat Jenderal DPR RI


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data