Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Akbar Akui Kekuatan Tim Kalla
Minggu, 19 Desember 2004 | 21:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung, mengakui kekalahannya disebabkan oleh komposisi timnya yang tidak terlalu kuat.

Meski dia didukung oleh sebagian besar panitia pengarah munas, seperti Ferry Mursyidan Baldan, Rully Chairul Azwar dan M Hatta, namun tidak mampu merebut kembali ketua umum Partai Golkar, pemenang pemilu legislatif 2004 ini. Pengakuan ini disampaikan Akbar usai penutupan Munas VII Partai Golkar di Nusa Dua Bali, “Saya mendapatkan lawan yang begitu tangguh,” ungkapnya.

Dia juga mengakui kalau komposisi tim lawannya itu cukup kuat. “Di kubu mereka, ada Ketua DPR, ada Ketua DPD, ada menteri, dan gubernur. Dan (mereka) mendukung Pak Jusuf Kalla. Saya seperti dikepung oleh kekuatan besar,“ katanya.

Menurut Akbar, kekuatan para pejabat publik yang merapat ke kubu Kalla itulah yang menjadi salah satu penyebab kekalahannya. Selain memiliki sumber dana untuk memobilisasi suara, mereka juga dianggap mampu melakukan pendekatan kedaerahan, untuk mempengaruhi suara DPD II. “Tentu saja kekuatan mereka lebih ampuh dibanding kekuatan saya,“ katanya. (raden rahmadi)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua panitia konvensi seleksi pemilihan calon presiden (capres) dari Golkar, Oetojo Oesman (kiri) bersalaman dengan Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Aburizal Bakrie yang akan mengikuti studi kelayakan Calon Presiden yang diajukan Partai Golkar dalam Pemilu 2004, Jakarta, 11 Juni 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K15A/392/2003; 20030626]. 
Kampanye Golkar (Golongan Karya) dengan pawai kendaraan menjelang Pemilu (Pemilihan Umum) di Jakarta, 1992. [TEMPO/ Rully Kesuma; 10D/194/1992; 20031128].
Oetojo Oesman dan Aburizal Bakrie
Kampanye Golkar 1992
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Akbar : Fahmi Harus Direhabilitasi Dulu Sebelum Jadi Pengurus Golkar
Fahmi Minta Tidak Hanya Dirinya Yang Direhabilitasi Status Keanggotaannya
Fahmi Idris Bantah Bentuk Formatur Bayangan
Kubu Agung Laksono Khawatirkan Gerakan Formatur Bayangan
Kalla Janji Partai Golkar Jadi Penyeimbang Pemerintah
Surya Paloh: Masih Jauh untuk Maju Capres 2009
Jusuf Kalla Ketua Umum DPP Golkar 2004-2009
Marwah: Hanya Allah Yang Bisa Membuat Saya Mundur
Slamet Effendi Yusuf Mundur
Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Tegang dan Sempat di Skors
> selengkapnya...


Referensi

Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Sebuah Munas Setelah Lengsernya Soeharto
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Situs Wiranto
Partai Keadilan
Partai Golkar


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data