|
Jakarta
Presiden Minta Jamaah Haji Indonesia Waspada
Minggu, 19 Desember 2004 | 10:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyoyno, melepas jamaah haji kelompok terbang pertama di bandar udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Minggu (19/12) pagi. Dalam pidatonya di hadapan jamaah Yudhoyono menyampaikan beberapa pesan agar jamaah meluruskan niat dalam ibadah haji dan menghimbau jemaah untuk memahami nilai, makna, dan hakekat ibadah haji dari kualitas dan kekhusukannya. Selain itu, jamaah diharap dapat memelihara dan menjaga kesehatan selama naik haji.
Yudhoyono menghimbau agar Jamaah, sebagai tamu Allah yang mewakili bangsa Indonesia, menunjukkan bahwa umat Indonesia mempunyai tutur bahasa, perilaku yang baik dan Islami untuk menjadi teladan. "Bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang santun dan mempunyai nilai persaudaraan.," kata Yudhoyoyno. Dia juga berpesan agar jemaah haji menjaga keamanan diri masing-masing. "Asal jamaah haji waspada dan ikut aturan yang berlaku, Insya Allah akan selamat," kata Yudhoyono.
Hal terakhir yang dihimbau oleh Yudhoyono adalah agar Jamaah haji, di tengah zikir untuk saudara dan keluarganya, juga mendoakan nasib dan masa depan bangsa. " Semoga bangsa Indonesia dalam menjawab tantangan mendapat kemudahan sehingga masa depan lebih baik, Indonesia lebih aman, lebih adil, lebih demokratis, dan sejahtera," ujarnya.
Menurut laporan Menteri Agama RI Muhammad M. Basyuni yang turut hadir dalam acara itu, sebanyak 20.4578 jamaah berangkat naik haji pada musim haji tahun ini, tahun 1425H atau 2005 Masehi. Basyuni menjelaskan, tahun ini Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 205 ribu orang yang terdiri dari 189 ribu orang jamaah haji biasa, dan 16 ribu orang jamaah haji khusus.
Dari 205 ribu orang ini, dia memberitahu bahwa 422 jamaah yang terdiri dari 358 jamaah biasa dan 64 orang jamaah khusus mengundurkan diri karena alasan sakit, meninggal, dan lain-lain. Total jamaah haji yang diberangkatkan terdiri atas 188642 orang jamaah biasa dan 15936 orang jamaah khusus. Sependapat dengan SBY, Basyuni mengharap para jemaah menjaga kesehatan, karena pada saat wukuf tanggal 20 Januari 2005 nanti, cuaca di Madinah saat dingin, sekitar 7-8C.
Pada pelepasan itu, hadir pula Menkokesra Alwi Shihab beserta istri, Menteri Perhubungan Hatta Radjasa bersama istri, dan Ketua MUI Cholid Fadulah. Menteri Perhubungan Hatta Radjasa sempat menjelaskan bahwa persiapan pengamanan sudah dilakukan dan terus berjalan.
Pemberangkatan Haji kloter pertama dilakukan serentak dari seluruh Embarkasih kecuali Batam, hari ini (19/12). Embarkasih Batam berangkat 25 Desember 2004. Total ada 480 kloter dari sembilan Embarkasih, yaitu Banda Aceh, Medan, Batam, Jakarta (Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines), Solo, Surabaya, Balikpapan, Banjarmasin, dan Makasar. Sedangkan kepulangan Haji akan dilaksanakan sejak tanggal 27 Januari 2005 dengan kloter terakhir 23 Februari 2005.
Fanny-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|