|
Nasional
Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Tegang dan Sempat di Skors
Sabtu, 18 Desember 2004 | 22:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar yang dimulai pukul 22:10 WITA sempat tegang dan diskors selam 10 menit. Rapat paripurna yang dipimpin Abdul Gafur ini diawali dengan penjaringan nama bakal calon, yakni mereka yang memenuhi syarat dipilih oleh 150 suara dari 484 suara.
Sebelum memasuki penjaringan Abdul Gafur menjelaskan kalau pemilihan ketua umum sempat mundur dari jadwal karena tim verifikasi harus bekerja keras meneliti syarat bakal calon. Di awal pembukaan rapat, Abdul Gafur sebagi pimpinan sidang dinilai sebagian peserta sengaja mengulur waktu.
Maka muncul intruksi yang diawali oleh Ketua DPD Partai Golkar Maluku Utara Mohamad Yamin Tawari. Dia mendesak agar Abdul Gafur segera memulai penjaringan, karena dalam tata tertib penjaringan tidak dikenal istilah tim verifikasi. Instruksi dari Maluku Utara ini mendapat dukungan dari DPD Kalimantan Barat dan Lampung.
Utusan dari Lampung mencurigai pimpinan Sidang sengaja merekayasa, mengulur waktu. Soal ini memicu instruksi serupa dari sejumlah peserta Munas lain, terutama dari mereka yang mendukung Jusuf Kalla. Suasana menjadi gaduh karena semua peserta berdiri dan berebut bicara.
Suasana menjadi panas dan Abdul Gafur tidak mampu mengendalikan suasana. Dalam situasi seperti ini, Akbar Tandjung naik podium. Belum sempat berbicara, teriakan agar Akbar turun dari panggung terus bergema. Akbar bergeming, melalui pengeras suara Akbar balik berseru dan mengatakan meski dirinya kini ketua umum demisioner, tapi dirinya jadi penanggung jawab pelaksanaan munas. Akbar kemudian menawarkan sidang diskors dan mengundang para ketua DPD I untuk melakukan rapat.
Ajakan Akbar ini mendapat reaksi dari sejumlah DPD pendukung Kalla. Tapi tak lama berselang, Akbar bersama sejumlah DPD I keluar dari ruang sidang paripurna menuju ruang lain yang berada di lantai dua Bali International Convention Center.
Maka Abdul Gafur menyatakan sidang diskors selama satu jam. Tapi ketika skors baru berjalan sepuluh menit, Abdul Gafur menyatakan skors dicabut dan persidangan dimulai lagi untuk melaksanakan agenda penjaringan bakal calon.
Sunudyantoro, Rofiqi Hasan, Raden Rachmadi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Ketua panitia konvensi seleksi pemilihan calon presiden (capres) dari Golkar, Oetojo Oesman (kiri) bersalaman dengan Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Aburizal Bakrie yang akan mengikuti studi kelayakan Calon Presiden yang diajukan Partai Golkar dalam Pemilu 2004, Jakarta, 11 Juni 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K15A/392/2003; 20030626].](/hg/photostock/2004/12/15/s_K15A39205_high_thumb.jpg) |
![Kampanye Golkar (Golongan Karya) dengan pawai kendaraan menjelang Pemilu (Pemilihan Umum) di Jakarta, 1992. [TEMPO/ Rully Kesuma; 10D/194/1992; 20031128].](/hg/photostock/2004/12/15/s_10D19405_high_thumb.jpg) |
| Oetojo Oesman dan Aburizal Bakrie
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|