|
Nasional
KPK Kesulitan Tangani Kasus Korupsi Tank Scorpion
Sabtu, 18 Desember 2004 | 20:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Erry Riyana Hardjapamekas mengaku kesulitan menangani kasus dugaan korupsi pembelian Tank Scorpion. Kesulitan yang dihadapi diantaranya karena menyangkut negara lain (Inggris), kompleksitas perusahaan, dan hubungan transaksionalnya yang rumit. “Harus dipelajari dulu,” katanya.
Menurut Erry pihak KPK sudah memegang dokumen yang dilansir oleh harian Inggris, The Guardian. Dokumen yang diperoleh, kata Erry, merupakan dokumen hasil pengadilan yang dilakukan di Inggris delapan tahun yang lalu. Dokumen tersebut yang kemudian dibuka pemerintah Inggris kepada pers. “Kebetulan yang dibuka itu mengenai penjualan Tank Scorpion ke Indonesia,” katanya.
Dalam dokumen tersebut, ujar Erry terdapat penjelasan kasus suap yang terjadi. “Apa yang dimaksud, apa yang menjadi topik, siapa mengakui apa, tapi itu tidak cukup sebagai bahan untuk menangkap orang atau memproses orang,” katanya.
Selain dokumen itu, kata Erry, KPK sudah mendapatkan dokumen pembelian Tank Scorpion yang diserahkan Departemen Pertahanan. Sejumlah dokumen yang telah itu tengah dipejari KPK.
KPK, ujar Erry, juga sedang mempelajari kompleksitas hukum yang berlaku di Indonesia dengan Inggris. “Kita tidak bisa menuntut mereka (Inggris) sebagai penjual, bagaimana transaksinya, kapan dibayarnya. Masih panjang, masih jauh,” katanya.
Ahmad Fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|