Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Wiranto Merapat Ke Kubu Akbar Tandjung
Jum'at, 17 Desember 2004 | 19:47 WIB

TEMPO Interaktif, Nusa Dua: Wiranto memutuskan bergabung dengan Akbar Tandjung dalam perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar. ?Pak Wiranto tidak mungkin maju, karena hambatan-hambatan persyaratan dan dukungan yang ada,? ujar Indra Bambang Utoyo kepada Tempo, Jumat (17/12) petang melalui telepon.

Wiranto, kata Indra, mempunyai tiga pilihan. Pertama mundur dan pulang ke Jakarta. Kedua bergabung dengan ketua umum sekarang Akbar Tandjung dan pilihan yang terakhir bergabung dengan kubu Jusuf Kalla-Surya Paloh.

Pilihan yang diambil Wiranto akhirnya bergabung dengan Akbar. Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya memorandum of understanding antara Wiranto dan Akbar. ?Pilihan ini diambil karena hanya Pak Akbar yang memberikan tawaran pada Pak Wiranto,? tambahnya.

Selain itu, Akbar juga menjanjikan Wiranto posisi Ketua Dewan Penasehat. ?Pak Akbar berjanji akan memberikan wewenang yang lebih banyak pada Wiranto untuk ikut mengambil keputusan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait masalah-masalah penting,? ujarnya. Ia mencontohkan masalah-masalah penting yang harus dibahas DPP bersama Ketua Dewan Penasehat antara lain keputusan untuk membentuk Koalisi Kebangsaan.

Kepengurusan partai sendiri, lanjut Indra dijanjikan oleh Akbar berasal dari kelompok Akbar dan Wiranto. ?Jadi nantinya, kepengurusan tidak hanya dikuasai oleh kelompok Pak Akbar saja,? tegasnya. Rencananya malam ini sekitar pukul 19.00-20.00 WITA, Wiranto akan melakukan konferensi pers mengenai keputusannya ini.

Sita Planasari A?Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Syarwan Hamid pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) VI Partai Golkar di Istora Bung Karno, Jakarta, 28 April 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K14A/142/2003; 20030508]. Fahmi Idris (kiri) dan Menteri Perhubungan, Agum Gumelar pada Rapat Pimpinan (Rapim) VI Partai Golkar di Istora Bung Karno, Jakarta, 28 April 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K14A/142/2003; 20030508].
Syarwan Hamid
Fahmi Idris dan Agum Gumelar
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

LPJ Akbar Tandjung Diterima
Akbar Tawari Rekonsiliasi dengan Fahmi Idris
Akbar Tandjung dan Wiranto Buat Kesepakatan
Jatah Kampanye Calon Ketua Umum 15 Menit
Tim Akbar Minta Marwah Jadi Sekjen
Munas Sempat Tegang
Delapan DPD Sebut Jusuf Kalla Calon Ketua Umum
Kubu Kalla Klaim Didukung Mayoritas Pengurus Kabupaten/Kota
Pencalonan Yusuf Kalla Disesalkan Sejumlah Kalangan
Akbar Tanjung Umbar Kepahlawananya Menyelamatkan Golkar
> selengkapnya...


Referensi

Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Sebuah Munas Setelah Lengsernya Soeharto
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Situs Wiranto
Partai Keadilan
Partai Golkar


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data