|
Nasional
Australia Bantah Telah Melanggar Wilayah Indonesia
Jum'at, 17 Desember 2004 | 13:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill membantah perluasan laut yang dilakukan Australia melanggar (memasuki) wilayah perairan Indonesia. Seperti diberitakan akhir-akhir ini, Australia akan menciptakan zona keamanan pertahanan 1000 mil laut seputar pantainya untuk memperkuat pertahanan terhadap serangan teroris.
Menurut Hill, usai bertemu Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Jumat (17/12) di Jakarta, perluasan itu tidak bermaksud untuk mengklaim wilayah yurisdiksi perairan Indonesia. Australia, lanjutnya, hanya ingin melindungi pelayaran pelabuhan dan anjungan minyaknya. Juga menurut Hill ditujukan agar Australia dapat mengidentifikasi lebih awal setiap kapal yang masuk wilayah perairannya.
Dengan begitu, kata Hill, Australia dapat mengetahui dengan cepat setiap kapal yang akan singgah di perairannya, termasuk isi (muatan) kapal, tujuan, lokasi maupun latar belakang perjalanannya ke Australia. "Kami hanya ingin melindungi kepentingan Australia,” kata Hill.
Menurut Juwono, rencana Australia ini akan dibahas hari ini juga (17/12) bersama Presiden Susilo bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara. Juwono mengaku akan mepelajari dulu permasalahan ini, tapi menurut Juwono mengutip pernyataan Hill, perluasan itu masih berada dalam wilayah perairan Australia.
Selain rencana perluasan wilayah pertahanan Australia, dalam pertemuan dengan Juwono, Hill membicarakan peluang peningkatan kerjasama antara TNI dengan Angkatan Bersenjata Australia. Khususnya, dalam soal pemberian kesempatan lebih luas kepada para perwira TNI untuk melalukan pelatihan dan berbagi pengalaman lewat patroli bersama, terutama patroli maritim.
Sunariah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|