|
Nasional
Konsorsium Swasta Garap Listrik di NTB
Jum'at, 17 Desember 2004 | 13:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk pertama kalinya di Indonesia, soal listrik daerah dipercayakan pada perusahaan swasta. Adalah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menggandeng konsorsium listrik swasta sebagai mitra. Mereka adalah PT Dianlia -- perusahaan pertambangan batubara di Kalimantan Selatan, PT PAL Surabaya -- perusahaan engineering dan konstruksi dan PT Catur Jaya -- perusahaan operating maintenance. Hari ini, Jumat (17/12) siang, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Serinata dan ketiga direktur perusahaan meneken nota kesepahaman di Mataram.
Konsorsium listrik swasta ini akan mendirikan pembangkit listrik tenaga uap di Lombok dengan daya 50 Mega Watt. Dana yang dibutuhkan untuk investasinya diperkirakan mencapai USD 50 Juta. Pemprov NTB sendiri ikut urun biaya dalam bentuk lokasi dan perizinan yang setelah dikonversikan menjadi penyumbang dana 10-20 persen. Biaya selebihnya akan ditanggung ketiga perusahaan secara proporsional.
Direktur Utama PT Dianlia, Cahyono Imawan mengatakan perusahaannya menjadi pemimpin konsorsium listrik swasta itu yang akan dinamakan PT Dian Rinjani. Terpilihnya tiga perusahaan ini menruut Cahyono, setelah Pemprov NTB melakukan proses tender yang ketat terhadap 10 perusahaan. Dilibatkannya perusahaan batubara ini dalam konsorsium, menurut Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan II NTB, Badrul Muniar, adalah untuk menjamin distribusi bahan bakar bagi PLTU tersebut. Menurut Badrul, proyek ini akan mulai direalisasikan. Studi lokasinya sedang dibuat dan menurut ada lima lokasi yang tenggah dijajaki.
Supriyantho Khafid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|