Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menteri Pertahanan Australia Temui Presiden Yudhoyono Siang Ini
Jum'at, 17 Desember 2004 | 11:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menurut jadwal, Menteri Pertahanan Australia Robert Hill, akan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, hari ini, Jumat (17/12). Hill akan didampingi Duta Besar Australia, David Ritchie, dan sejumlah penasihat pertahanan. Sedangkan, Presiden Yudhoyono akan didampingi Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.

Belum diketahui persis, apa agenda pertemuan ini. Namun kemarin Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda telah menyatakan penolakannya terhadap ide dibentuknya Zona Maritim Internasional Australia (AMIZ). Menurut Hassan, pembentukan AMIZ sekalipun atas nama melindungi kepentingan ekonomi Autralia akan melanggar kedaulatan Indonesia.

Selain bertemu Menteri Pertahanan Australia, hari ini Presiden dijadwalkan memimpin sidang kabinet. Menurut rencana, sidang kabinet kali ini membahas evaluasi agenda kerja 100 pemerintahan Presiden Yudhoyono. Hampir semua Menteri hadir dalam sidang kali ini.

Sapto Pradityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersama Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono dan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Jenderal TNI Endriartono Sutarto (kanan) di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625]. 
Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Jenderal Purn. Edi Sudrajat (kanan) usai membuka seminar sehari memperingati HUT ke-44 PEPABRI di Gedung Griya Ardhya Garini Halim, Jakarta, Kamis, 4 September 2003. [TEMPO/ Agung Rahmadiansyah; K18A/389/2003; 20030904].
Susilo Bambang, Endriartono Sutarto dan Pangab Singapura
Susilo Bambang Yudhoyono dan Edi Sudrajat
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kerjasama TNI-AL dengan AL-Australia Terus Meningkat
Presiden : Pendekatan Kekuasaan Bukan Ciri Perwira
Menhan Australia Akan Berkunjung Ke Indonesia
Presiden Harus Buat Inpres Soal HAM
SBY Harus Klarifikasi Deportasi WNI kepada Xanana Gusmao
Presiden Tidak Akan Campuri Munas Golkar
Presiden Yudhoyono Bertemu Presiden Xanana Gusmao
Presiden : Waspadai Teror di Hari Natal dan Tahun Baru
Presiden Dukung Pembangunan Subway dan Perumahan Massal
Laut Tercemar, Akibat Pemboran Minyak di Celah Timor
> selengkapnya...


Referensi

Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
UU Nomor 1 tahun 1999 tentang Pengesahan Perjanjian Antara RI-Australia Mengenai Bantuan Timbal Balik Dalam Masalah Pidana

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data