Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Belum Jelas Asal Arsen Di Makanan Wapres
Kamis, 16 Desember 2004 | 17:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla memperkirakan adanya unsur arsenik dalam makanan yang disuguhkan kepadanya di Hotel Intercontinental Bali berasal dari makanan yang basi. Tapi, hingga saat ini belum ada laporan resmi hasil penyelidikan polisi darimana zat beracun itu berasal.

"Saya kira tidak seserius itu, karena arsenik juga bisa saja timbul dari makanan yang mungkin basi," kata Wakil Presiden menepis adanya kesengajaan. Hal itu dikatakan Wakil Presiden kepada wartawan seusai bertemu sejumlah ulama di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (16/12). "Mungkin saja bahan makanannya terkontaminasi," tambahnya.

Wakil Presiden menolak adanya motif lain tentang keberadaan zat arsen tersebut. "Tidak ada, saya tidak berpikir motif itu," katanya.

Kehebohan akibat adanya arsen dalam makanan yang disuguhkan kepada wakil presiden terjadi disela-sela berlangsungnya musyawarah nasional Partai Golkar. Tim dari pasukan pengamanan presiden yang mencurigai adanya zat beracun tersebut segera mengirim makanan itu ke tim laboratorium forensik untuk diteliti lebih jauh. Namun hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari mana dan apa motif dibalik kejadian tersebut.

Sapto Pradityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Dua calon presiden (Capres) dari Partai Golkar, M Jusuf Kalla (kiri) dan Surya Paloh (kanan) dalam acara pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) ke-VII Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031017]. Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) M. Jusuf Kalla melambaikan tangan kepada wartawan (kameraman TV dan fotografer) setelah mengajukan permohonan penguduran diri dari Kabinet Gotong Royong kepada Presiden Megawati Soekarnoputri di Istana Negara, Jakarta, 19 April 2004. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20040419]
Jusuf Kalla dan Surya Paloh
M. Jusuf Kalla
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wapres: Soal Arsenik Saya Kira Tidak Serius
Marwah Daud: Kalla-Agung Bisa Kecilkan DPR
Baramuli Minta Kalla Ubah Strategi
Tidak Hadir di Munas, Kalla Tutup Acara di Istiqlal
Jusuf Kalla Hadiri Penyerahan Hadiah Lomba Hafal Al Quran dan Hadist
Kerjasama Asean untuk Tangani Korupsi
Harmoko : Tak Masalah, Kalla Rangkap Jabatan
Hidayat Nur Wahid: Jusuf Kalla Terpilih Sebagai Wapres Bukan Karena Golkar
Presiden Tidak Akan Campuri Munas Golkar
Aksa Mahmud: SBY Restui Pencalonan Jusuf Kalla
> selengkapnya...


Referensi

Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data